Minggu, 26 Juli 2009
400 vocabulary
RENOUNCE, relinquish, dispense with, forgo, desist from, disclaim, disown, disavow (lepas tangan), discard, wash one's hands of
abduct
KIDNAP, carry off, seize, capture, run away/off with, hold hostage, hold to ransom, hijack
abstract
SUMMARIZE, precis, abridge, condense, compress, shorten, cut down, abbreviate, synopsize
abuse
makian, berlaku kejam, penyalahgunaan
accord
sesuai
accordingly
sesuai dengan itu, maka dari itu
accumulate
mengumpulkan
accuracy
ketelitian
accuse
menuduh
acquire
memperoleh
acquisition
memiliki sesuatu
adapt
ADJUST, acclimatize, accommodate, attune, habituate, acculturate, conform; familiarize oneself with
addictive
ks. kecanduan, ketagihan.
adjacent
ks. berdekatan, berbatasan.
adjust
menyetel
adolescent
remaja/blom dewasa
advancement
DEVELOPMENT, progress, evolution, growth, improvement, advance, furtherance, forwarding, expansion, extension, spread;
advent
kedatangan
adversely
merugikan
advocate
pengacara
aesthetic
DECORATIVE, ornamental, graceful, elegant, exquisite, beautiful, attractive, pleasing, lovely, stylish, artistic, tasteful, in good taste.
affection
kasih sayang
affluence
kb. kekayaan,kemakmuran
afford
mampu, menyediakan
aggravate
menjengkelkan, memperburuk
aggregate
COLLECTION, mass, cluster, lump, clump, bundle, quantity; accumulation, build-up, agglomeration, concentration, assemblage
agnostic
kb. seorang agnotis. --ks agnotis.
allegedly
kk. kata orang, menurut dugaan orang.
allegiance
kb.kesetiaan.
allocate
mengalokasikan
amateurish
amatiran, ga ahli
ambiguous
ks. berarti-dua.
amend
kb. amandemen.
analyze
menganalisa
ancestral
nenek moyang
anesthesia
kb. matirasa.
animism
kb. animisme, penjiwaan (benda-benda).
annex
tambahan, paviliun
anomaly
keanehan
anticipate
antisipasi
antipathy
antipati
apex
TIP, peak, summit, pinnacle, top, highest point/part, crest, vertex; CLIMAX, culmination, culminating point, apotheosis; peak, pinnacle, summit, zenith, acme, apogee, high point, highest point, height, crowning moment,
apparent
readily perceived or understood; obvious.
appeal
menarik, memohon
apprehend
kkt. 1 menahan, menawan (a thief). 2 memahami.
apprentice
TRAINEE, learner, probationer, tyro, novice, neophyte, raw recruit, new boy/girl, novitiate; pupil, student
arbitrary
ks. 1 sewenang-wenang.
armchair
arrogantly
ks. congkak, sombong, angkuh.
artillery
kb. artileri, pasukan bagian meriam.
ascertain
menegaskan, memastikan
assail
kkt. 1 membantah, menyerang. 2 menyerang, menyerbu.
assess
EVALUATE, judge, gauge, rate, estimate, appraise
asset
PROPERTY, resources, estate, holdings, possessions, effects, goods, valuables, belongings, chattels, worldly goods, worldly possessions; capital, funds, wealth, principal, money, riches, means, fortune, finance, reserves, savings, securities
assimilate
kkt. 1 memahamkan, mengerti, menerima. 2 mengasimilasi. 3 mencernakan
associate
PARTNER, colleague, co-worker, fellow worker, workmate, compatriot, comrade, friend, ally, supporter, confederate, connection, contact, acquaintance; accomplice, accessory, partner in crime, collaborator, colluder, fellow conspirator, henchman.
astrological
ks yang berhubungan dengan ilmu nujum.
atheist
kb. atheis. the atheists j. kaum dahriah.
auction
pelelangan
augment
kkt. memperbesar, memperbanyak, menambah.
authority
kb. (j. -ties) 1 wibawa. 2 hak untuk bertindak 3 ahli. 4 wewenang. 5 sumber. -the authorities j. 1 yang berkuasa. 2 para ahli.
basic amenities
kebutuhan dasar (air, makan, rumah)
battle
FIGHT, conflict, armed conflict, clash, struggle, skirmish, engagement, affray, fray, encounter, confrontation; collision, contest, duel; tussle, scuffle, melee, fracas; war, campaign, crusade; fighting, warfare, combat, action, hostilities
be inclined to
ks. cenderung.
belie
mengingkari, tidak setuju
berate
kkt. mencaci-maki.
betterment
kebaikan, improvement
biased
ks. berat sebelah, condong berprasangka.
bitter
ks. 1 pahit. 2 tidak enak. 3 sengit.
bond
kb. 1 tali, pertalian, ikatan. 2 surat obligasi. 3 surat tanggungan. 5 mengikat.
boon
anugrah
bribery
kb.(j. -ries) suapan, penyuapan, sogok, penyogokan.
bulk
kb. bagian terbesar. in b. dalam borongan. -kki. menjadi penting.
burden
kb. 1 beban. 2 pokok. -kkt. menyusahkan.
bureaucratic
ks. birokratis.
burrow
menggali liang
candidate
kb. calon
capricious
ks. tak terduga-duga, berubah-ubah.
cartel
kb. suatu gabungan perusahaan-perusahaan yang bertujuan monopoli teristimewa dalam mengatur harga-harga.
carve
memahat, mengukir
cast
kkt. (cast) 1 melemparkan (a stone, line). 2 membuat. 3 memberikan, memasukkan. -casting kb. 1 Thea.: pemilihan pemain-pemain. 2 tuangan.
catastrophic
ks. yang merupakan bencana besar.
cause
kb. 1 sebab, penyebab. 2 alasan. 3 maksud. 4 perkara. -kkt. menyebabkan.
cavity
rongga, ruang
cease
kkt. berhenti. cease-fire kb. gencatan senjata .
certifiably
ks. dapat dipertanggungkan kebenarannya.
charismatic
ks. berkarisma.
chisel
pahat
chronologically
ks. kronologis, secara berturut-turut. in c. order secara kronologis/berturut-turut.
circulate
kkt. mengedarkan (s.t.). -kki. 1 beredar. 2 bersebar. 3 berkunjung.
civil
ks. 1 sipil, perdata. 2. penduduk
clique
kb. klik, kelompok, golongan kecil.
clumsy
kagok, janggal
coalition
koalisi
coerce
kkt. memaksa.
cohesion
kb. kohesi,
coincide
kki. 1 bertepatan. (coincidence=kebetulan)
collapse
kb. 1 keruntuhan,
collide
kki. 1 bertubrukan, bertabrakan. 2 bertubruk. 3 bentrokan.
combustion
kb. pembakaran. c. chamber ruang pembakaran.
commodity
kb. (j. -ties) barang (per) dagangan, bahan keperluan. basic c. barang dagangan utama, bahan pokok.
commonplace
biasa, lumrah
compensate
kkt. mengganti kerugian. -kki. 1 mengimbangi. 2 mengganti kerugian.
complex
complication
component
compress
concede
mengakui, menyerah
concentrated
condemn
kkt. 1 menghukum, menyalahkan. 2 mengapkir. 3 mengutuk. 4 menyalahkan.
condense
proses gas->cair, cair->kental
confide
kkt. Menceritakan/mempercayakan rahasia
confine
membatasi
abandon
RENOUNCE, relinquish, dispense with, forgo, desist from, disclaim, disown, disavow (lepas tangan), discard, wash one's hands of
abduct
KIDNAP, carry off, seize, capture, run away/off with, hold hostage, hold to ransom, hijack
abstract
SUMMARIZE, precis, abridge, condense, compress, shorten, cut down, abbreviate, synopsize
abuse
makian, berlaku kejam, penyalahgunaan
accord
sesuai
accordingly
sesuai dengan itu, maka dari itu
accumulate
mengumpulkan
accuracy
ketelitian
accuse
menuduh
acquire
memperoleh
acquisition
memiliki sesuatu
adapt
ADJUST, acclimatize, accommodate, attune, habituate, acculturate, conform; familiarize oneself with
addictive
ks. kecanduan, ketagihan.
adjacent
ks. berdekatan, berbatasan.
adjust
menyetel
adolescent
remaja/blom dewasa
advancement
DEVELOPMENT, progress, evolution, growth, improvement, advance, furtherance, forwarding, expansion, extension, spread;
advent
kedatangan
adversely
merugikan
advocate
pengacara
aesthetic
DECORATIVE, ornamental, graceful, elegant, exquisite, beautiful, attractive, pleasing, lovely, stylish, artistic, tasteful, in good taste.
affection
kasih sayang
affluence
kb. kekayaan,kemakmuran
afford
mampu, menyediakan
aggravate
menjengkelkan, memperburuk
aggregate
COLLECTION, mass, cluster, lump, clump, bundle, quantity; accumulation, build-up, agglomeration, concentration, assemblage
agnostic
kb. seorang agnotis. --ks agnotis.
allegedly
kk. kata orang, menurut dugaan orang.
allegiance
kb.kesetiaan.
allocate
mengalokasikan
amateurish
amatiran, ga ahli
ambiguous
ks. berarti-dua.
amend
kb. amandemen.
analyze
menganalisa
ancestral
nenek moyang
anesthesia
kb. matirasa.
animism
kb. animisme, penjiwaan (benda-benda).
annex
tambahan, paviliun
anomaly
keanehan
anticipate
antisipasi
antipathy
antipati
apex
TIP, peak, summit, pinnacle, top, highest point/part, crest, vertex; CLIMAX, culmination, culminating point, apotheosis; peak, pinnacle, summit, zenith, acme, apogee, high point, highest point, height, crowning moment,
apparent
readily perceived or understood; obvious.
appeal
menarik, memohon
apprehend
kkt. 1 menahan, menawan (a thief). 2 memahami.
apprentice
TRAINEE, learner, probationer, tyro, novice, neophyte, raw recruit, new boy/girl, novitiate; pupil, student
arbitrary
ks. 1 sewenang-wenang.
armchair
arrogantly
ks. congkak, sombong, angkuh.
artillery
kb. artileri, pasukan bagian meriam.
ascertain
menegaskan, memastikan
assail
kkt. 1 membantah, menyerang. 2 menyerang, menyerbu.
assess
EVALUATE, judge, gauge, rate, estimate, appraise
asset
PROPERTY, resources, estate, holdings, possessions, effects, goods, valuables, belongings, chattels, worldly goods, worldly possessions; capital, funds, wealth, principal, money, riches, means, fortune, finance, reserves, savings, securities
assimilate
kkt. 1 memahamkan, mengerti, menerima. 2 mengasimilasi. 3 mencernakan
associate
PARTNER, colleague, co-worker, fellow worker, workmate, compatriot, comrade, friend, ally, supporter, confederate, connection, contact, acquaintance; accomplice, accessory, partner in crime, collaborator, colluder, fellow conspirator, henchman.
astrological
ks yang berhubungan dengan ilmu nujum.
atheist
kb. atheis. the atheists j. kaum dahriah.
auction
pelelangan
augment
kkt. memperbesar, memperbanyak, menambah.
authority
kb. (j. -ties) 1 wibawa. 2 hak untuk bertindak 3 ahli. 4 wewenang. 5 sumber. -the authorities j. 1 yang berkuasa. 2 para ahli.
basic amenities
kebutuhan dasar (air, makan, rumah)
battle
FIGHT, conflict, armed conflict, clash, struggle, skirmish, engagement, affray, fray, encounter, confrontation; collision, contest, duel; tussle, scuffle, melee, fracas; war, campaign, crusade; fighting, warfare, combat, action, hostilities
be inclined to
ks. cenderung.
belie
mengingkari, tidak setuju
berate
kkt. mencaci-maki.
betterment
kebaikan, improvement
biased
ks. berat sebelah, condong berprasangka.
bitter
ks. 1 pahit. 2 tidak enak. 3 sengit.
bond
kb. 1 tali, pertalian, ikatan. 2 surat obligasi. 3 surat tanggungan. 5 mengikat.
boon
anugrah
bribery
kb.(j. -ries) suapan, penyuapan, sogok, penyogokan.
bulk
kb. bagian terbesar. in b. dalam borongan. -kki. menjadi penting.
burden
kb. 1 beban. 2 pokok. -kkt. menyusahkan.
bureaucratic
ks. birokratis.
burrow
menggali liang
candidate
kb. calon
capricious
ks. tak terduga-duga, berubah-ubah.
cartel
kb. suatu gabungan perusahaan-perusahaan yang bertujuan monopoli teristimewa dalam mengatur harga-harga.
carve
memahat, mengukir
cast
kkt. (cast) 1 melemparkan (a stone, line). 2 membuat. 3 memberikan, memasukkan. -casting kb. 1 Thea.: pemilihan pemain-pemain. 2 tuangan.
catastrophic
ks. yang merupakan bencana besar.
cause
kb. 1 sebab, penyebab. 2 alasan. 3 maksud. 4 perkara. -kkt. menyebabkan.
cavity
rongga, ruang
cease
kkt. berhenti. cease-fire kb. gencatan senjata .
certifiably
ks. dapat dipertanggungkan kebenarannya.
charismatic
ks. berkarisma.
chisel
pahat
chronologically
ks. kronologis, secara berturut-turut. in c. order secara kronologis/berturut-turut.
circulate
kkt. mengedarkan (s.t.). -kki. 1 beredar. 2 bersebar. 3 berkunjung.
civil
ks. 1 sipil, perdata. 2. penduduk
clique
kb. klik, kelompok, golongan kecil.
clumsy
kagok, janggal
coalition
koalisi
coerce
kkt. memaksa.
cohesion
kb. kohesi,
coincide
kki. 1 bertepatan. (coincidence=kebetulan)
collapse
kb. 1 keruntuhan,
collide
kki. 1 bertubrukan, bertabrakan. 2 bertubruk. 3 bentrokan.
combustion
kb. pembakaran. c. chamber ruang pembakaran.
commodity
kb. (j. -ties) barang (per) dagangan, bahan keperluan. basic c. barang dagangan utama, bahan pokok.
commonplace
biasa, lumrah
compensate
kkt. mengganti kerugian. -kki. 1 mengimbangi. 2 mengganti kerugian.
complex
complication
component
compress
concede
mengakui, menyerah
concentrated
condemn
kkt. 1 menghukum, menyalahkan. 2 mengapkir. 3 mengutuk. 4 menyalahkan.
condense
proses gas->cair, cair->kental
confide
kkt. Menceritakan/mempercayakan rahasia
confine
membatasi
conflict
congregate
berkerumun
connotation
conquest
kb. 1 penaklukan. 2 perebutan hati.
consciously
consequence
kb. 1 akibat, konsekwensi.
conserve
mengawetkan
constitute
merupakan, be (a part) of a whole
constraint
a limitation or restriction.
contamination
contemplate
kkt. 1 merenungkan (the future). 2 bermaksud.
contemptuous
ks. merendahkan, menghina.
contest
context
contrary
kb. kebalikan. -ks. 1 suka membantah
convey
transport or carry to a place.; communicate (an idea, impression, or feeling).
convict
kb. narapidana, orang hukuman, pesakitan. -kkt. menghukum.
cope
mengatasi, menguasai
core
corrode
kkt. merusak. Corosive
counter
counteract
meniadakan, menetralkan
cremation
cultivation
cumbersome
ks. tidak praktis, susah untuk dipakai.
cure
curriculum
cynically
ks. sinis, suka memperolok-olokkan, bersifat mengejek.
de facto
decent
pantas, patut
decipher
kkt. menguraikan (codes). to d. a language membaca dan mengartikan suatu bahasa.
decline
kb. 1 kemunduran. 2 turun. -kkt. 1 menolak (an invitation).
decrepit
ks. jompo, tua sekali.
degrade
kkt. 1 menurunkan. 2 merendahkan.
deify
kkt. (deified) mendewakan, memuja sebagai dewa.
delinquency
(bandel) minor crime, especially that committed by young people.
denominator
pembagi (dalam pecahan)
denote
kkt. merupakan, menunjukkan.
deny
kkt. (denied) 1 menyangkal, mengingkari. 2 meniadakan.
depict
kkt. melukiskan, menggambarkan.
deplete
kkt. menghabiskan, mengosongkan.
derive
kkt. 1 mendapat, memperoleh. 2 mengambil. 3 berasal.
descendant
kb. 1 keturunan. 2 anak cucu.
despise
merendahkan
despondent
ks. sangat sedih, remuk hati. to be d. over remuk hati karena.
detain
kkt. 1 menahan, menawan.
detection
deviant
kb. orang yang menyimpang.
devise
plan or invent (a complex procedure or mechanism).
devotion
love, loyalty, or enthusiasm for a person or activity. ; religious worship or observance.
dilemma
dimension
diminish
make or become less
discrete
individually separate and distinct.
discriminate
disease
dispose of
get rid of.; kkt. mengatur.
distill
kkt. 1 menyuling, menyaring.
distinctly
ks. 1 terang, jelas. 2 nyata. 3 berbeda.
distort
kkt. mengubah. -distorted ks. berubah (bentuk), menyimpang.
diverse
widely varied.
divination
the practice of divining or seeking knowledge by supernatural means.
domesticate
kkt. menjinakkan.
due to
because of
dwellers
penduduk
dynamic
ecclesiastical
relating to the Christian Church or its clergy.
Either
pun tidak, salah satu dr dua
election
elementally
dasar, fundamental.
elite
emission
encoded
tertulis, terukir
encouragement
semangat, dorongan
engender
give rise to
enterprising
ks. giat, yang mau berusaha.
entrepreneurial
envision
v: imagine
equity
keadilan.
erode
erosi
erudite
berwawasan luas
eruption
esthetically
evade
evidence
evolve
exalt
praise or regard highly.
exclusive
exotic
expeditiously
exploit
exponentially
extinction
kepunahan,
extract
famine
fatally
feasibly
feature
feed
fertilize
fireplace
fixture
a equipment/furniture yg commonplace
flavor
bumbu
flock
kawanan
flood
fluctuate
folklore
for the sake of
demi
forage
mencari makan
forensics
fortify
membentengi, menguatkan
fossilize
fringe
the outer or marginal part of something
gala
ks. meriah.
gap
generation
gesture
gerak-isyarat, bahasa tubuh
glance
pandangan sekilas
grotesque
ks. fantastis, aneh sekali.
guilty
gut
perut,esensi
gyrate
move in a circle/spiral
haggle
kki. tawar-menawar
haunt
hazardous
hedonistic
hierarchy
hilarious
extremely amusing.
horn
tanduk
horror
huddle
crowd together
humiliate
injure the dignity and self-respect of.
hypocritically
bermuka dua
hypothesize
illiterate
buta huruf
impact
impair
merusak
implant
kb. penanaman.
implement
implicate
kkt. melibatkan,
implicitly
impoverish
kkt. memiskinkan,
improvisation
in common
inaugurate
kkt. 1 melantik. 2 membuka.
incentive
incompetent
indisputable
ks. tak dapat disanggkal/dibantah lagi.
industrious
diligent and hard-working.
inevitable
pasti terjadi, unavoidable
infancy
masa pertumbuhan
inference
a conclusion reached on the basis of evidence and reasoning.
infinitesimal
ks. sangat kecil.
inflation
ingenious
ks. banyak akal, berbakat.
inhabitant
penduduk
inherent
ks. yang melekat, yang menjadi sifatnya.
inheritance
kb. warisan, harta peninggalan/pusaka.
inhibit
kkt. 1 menghalangi, merintangi. 2 mencegah.
inject
innovative
inquiry
an act of asking for information. Øan official investigation.
inscription
kb. 1 prasasti. 2 persembahan (in a book).
installation
integral
necessary to make a whole complete; fundamental. Øincluded as part of a whole.
integrity
intensify
intentionally
interdict
prohibit or forbid.
intermediary
intervene
come between so as to prevent or alter something. Øinterrupt verbally.
intrepid
fearless or adventurous
intrinsic
(often intrinsic to) belonging naturally; essential.
intrusively
intuitively
invasive
invoke
call on (a deity or spirit) in prayer or as a witness. Øsummon (a spirit) by charms or incantation.
irrigation
jointly
bersama-sama.
juxtapose
place close together.
kin
kb. sanak, famili.
lease
a contract by which one party conveys land, property, services, etc. to another for a specified time.
legitimate
liability
kb. (j. -ties) kb. 1 pertanggung jawaban.
longitude
kb. garis bujur.
loyal
luxury
maintenance
mallet
palu kayu
manipulation
mantelpiece
marble
marmer
marginal
of secondary or minor importance.
maximize
means
harta, alat/system
meditate
medium
merchant
a person involved in wholesale trade
merit
kb. 1 kebaikan, manfaat
migration
milieu
kb. lingkungan pergaulan
minimum
misconception
mobilize
modify
net
Nevertheless
however, in spite of that
nobility
kb. (j. -ties) kaum ningrat/bangsawan.
norm
norma
notable
orang terkemuka
notably
khususnya
notion
kb. 1 dugaan. 2 ide, gagasan. 3 pikiran. 4 pikiran, maksud.
notorious
terkenal (karena sifat buruk)
nucleus
obese
grossly fat or overweight.
objectively
obnoxious
extremely unpleasant.;menjengkelkan,
obsolete
usang, out of date
obtain
offense
oppress
kkt. menindas, menekan. -oppressed ks. terimpit.
ordinary
biasa (aja)
Orwellian
ought
seharusnya
outlaw
make illegal
outstanding
terkemuka, menonjol
overlap
Paradigm
parallel
parochial
ks. 1 yang berkaitan dengan gereja/agama
passion
kb. 1 nafsu, keinginan besa
paternal
peer
kb. kawan sebaya. without p. tak berbanding. -kki. memandang dengan tajam.
per capita
perceivable
dapat dipahami
perishables
makanan yg tak tahan lama
permeate
kkt. menyerap, meresap, merembes, menembus.
perpetuate
cause to continue indefinitely.
persevere
kki. bertekun (in dalam), gigih. -persevering ks. tekun, keras
persist
kki. 1 tetap melakukan. 2 berlangsung (lama), berkanjang. 3 tahan.
perspective
phantom
a ghost
phonetic
photosynthesis
physical
pious
ks. saleh, alim.
piracy
kb. (j. -ties) pembajakan, perompakan.
plaster
plesteran, gips
plunge
kb. loncatan. -kkt. mencelupkan (o's hand into water). -kki. 1 terjun
policy
poll
kb. 1 pemberian suara. 2 penyelidikan pendapat umum.
portrayal
kb. 1 cara memerankan/membawakan (of Hamlet). 2 pelukisan. 3 lukisan,
potent
ks. keras, kuat, manjur
precipitation
predicament
a difficult situation.
prejudiced
preconceived opinion that is not based on reason or actual experience.
preserve
mengawetkan, memelihara
prestige
prevailing
ks. 1 umum. 2 besar, kuat (influence). 3 berlaku.
prevalent
ks. 1 umum, merata. 2 lazim.
prey
mangsa
privileged
kb. hak (istimewa). -privileged ks. yang mempunyai hak-hak istimewa.
procedure
process
prodigy
orang yang punya kepandaian luar biasa
prognosis
(plural prognoses ) a forecast, especially of the likely course of a disease or ailment.
proliferation
kb. perkembangbiakan.
promote
proportion
a part, share, or number considered in relation to a whole.
proportionately
proprietor
kb. pemilik.
prosper
kki. 1 berhasil baik. 2 menjadi makmur.
prototype
provision
perbekalan
proximity
kb. dekatnya (to dengan).
psychic
batin, kebatinan
rank
rate
ratio
realism
rebel
kb. pemberontak, pendurhaka. -kki. (rebelled) (mem) berontak (against melawan).
recede
kki. 1 surut
reciprocity
the practice of exchanging things with others for mutual benefit.
reconciliation
kb. perdamaian, perukunan kembali.
reform
kb. perbaikan.
regard
hormat, mengganggap
regulate
relic
resemble
mirip
reserve
cadangan
reservoir
kb. 1 waduk/kolam air, waduk tandon air, lubuk penyimpanan.
residual
resign
voluntarily leave a job or position of office.
resist
withstand the action or effect of.
retain
kkt. 1 menahan
retrieve
kkt. mendapat kembali.
retrograde
kemunduran
reward
rigor
a sudden feeling of cold accompanied by shivering and a rise in temperature, especially at the onset or height of a fever.
rite
kb. upacara, tatacara.
ritual
a religious or solemn ceremony involving a series of actions performed according to a prescribed order.
roost
tempat bertengger, jenis burung yg bertengger
roster
kb. daftar nama.
rotate
sacrifice
safeguard
prevent something.
saga
kb. 1 hikayat. 2 kisah.
scandal
scar
kb. 1 bekas luka, birat (on the body). 2 gores(an), parut (on furniture). 3 kesan yang buruk
sculpture
seni pahat
secular
not religious, sacred, or spiritual.
seep
flow or leak slowly through porous material or small holes.
seize
take hold of suddenly and forcibly. ; take forcible possession of.
selfish
egois
sentiment
sequence
kb. 1 rangkaian. 2 urutan (of events). 3 rentetan.
set out
begin journey
severe
very great; intense. ; very plain in style or appearance.
shame
a feeling of humiliation or distress caused by the consciousness of wrong or foolish behaviour.
shelter
bernaung, bersembunyi
shift
merubah
shorthand
shrink
become or make smaller in size or amount; contract.
shuttle
bis/kereta pulang-pergi; perjalanan pulang pergi
sibling
kb. saudara kandung.
simulate
imitate or reproduce the appearance, character, or conditions of.
sincere
skit
kb. lakon pendek dan lucu.
smuggle
move (goods) illegally into or out of a country. ; convey secretly and illicitly. (selundup)
solar
sole
ks. 1 tunggal. 2 satu-satunya.
solely
semata-mata
solidarity
Solitary
sunyi terpencil
source
spectrum
spoil
memanjakan (anak)
spoilage
stable
starches
tepung karbohidrat diet
status quo
stigmatize
menodai.
strategic
striking
noticeable. dramatically good-looking or beautiful.
structure
subsidy
subtle
ks. 1 halus (tone). 2 tak kentara (poison).
supper
makanan malam ringan
surveillance
close observation, especially of a suspected spy or criminal.
survive
suspect
suspend
defer or delay (an action, event, or judgement).
suspicious
swarm
kelompok serangga terbang, sekawanan
symbolic
tangible
clear and definite; real.
teenager
remaja 13-19tahun
terminal
throughout
sepanjang, seluruhnya
thus
therefore, sehingga
tolerate
torture
penderitaan, penyiksaan
tremendous
sangat banyak
trench
a long, narrow ditch (parit)
trend
triffle
sepele, menyepelekan
trigger
pemicu, memicu
tumble
jatuh, terguling2
turn st. over
pergantian st.
unleash
release from a leash or restraint.
unmask
kkt. membuka kedok.
uptitude
bakat
urge
keinginan, dorongan
utter
absolute, sama sekali
vanish
disappear suddenly and completely
vanity
kesombongan
vein
pembuluh darah vena/balik
verdict
judgement. kb. putusan.
versus
vestige
kb. bekas, sisa. (sedikit) ; a trace or remnant.
villainy
kb. (j. -nies) kejahatan, kekejian.
violation
kb. 1 pelanggaran (of a law, of o's privacy). 2 perkosaan (of a woman).
vitriolic
tajam (kritik ato serangan)
vulnerable
ks. 1 mudah diserang, mudah kena serang.
walnut
semacam kenari
well-rounded
having a mature personality
will
surat wasiat
willing
witness
kb. 1 saksi. 2 kesaksian, penyaksian.
wonder
kegaguman, orang yg mengagumkan
working class
wound
abandon
RENOUNCE, relinquish, dispense with, forgo, desist from, disclaim, disown, disavow (lepas tangan), discard, wash one's hands of
abduct
KIDNAP, carry off, seize, capture, run away/off with, hold hostage, hold to ransom, hijack
abstract
SUMMARIZE, precis, abridge, condense, compress, shorten, cut down, abbreviate, synopsize
abuse
makian, berlaku kejam, penyalahgunaan
accord
sesuai
accordingly
sesuai dengan itu, maka dari itu
accumulate
mengumpulkan
accuracy
ketelitian
accuse
menuduh
acquire
memperoleh
acquisition
memiliki sesuatu
adapt
ADJUST, acclimatize, accommodate, attune, habituate, acculturate, conform; familiarize oneself with
addictive
ks. kecanduan, ketagihan.
adjacent
ks. berdekatan, berbatasan.
adjust
menyetel
adolescent
remaja/blom dewasa
advancement
DEVELOPMENT, progress, evolution, growth, improvement, advance, furtherance, forwarding, expansion, extension, spread;
advent
kedatangan
adversely
merugikan
advocate
pengacara
aesthetic
DECORATIVE, ornamental, graceful, elegant, exquisite, beautiful, attractive, pleasing, lovely, stylish, artistic, tasteful, in good taste.
affection
kasih sayang
affluence
kb. kekayaan,kemakmuran
afford
mampu, menyediakan
aggravate
menjengkelkan, memperburuk
aggregate
COLLECTION, mass, cluster, lump, clump, bundle, quantity; accumulation, build-up, agglomeration, concentration, assemblage
agnostic
kb. seorang agnotis. --ks agnotis.
allegedly
kk. kata orang, menurut dugaan orang.
allegiance
kb.kesetiaan.
allocate
mengalokasikan
amateurish
amatiran, ga ahli
ambiguous
ks. berarti-dua.
amend
kb. amandemen.
analyze
menganalisa
ancestral
nenek moyang
anesthesia
kb. matirasa.
animism
kb. animisme, penjiwaan (benda-benda).
annex
tambahan, paviliun
anomaly
keanehan
anticipate
antisipasi
antipathy
antipati
apex
TIP, peak, summit, pinnacle, top, highest point/part, crest, vertex; CLIMAX, culmination, culminating point, apotheosis; peak, pinnacle, summit, zenith, acme, apogee, high point, highest point, height, crowning moment,
apparent
readily perceived or understood; obvious.
appeal
menarik, memohon
apprehend
kkt. 1 menahan, menawan (a thief). 2 memahami.
apprentice
TRAINEE, learner, probationer, tyro, novice, neophyte, raw recruit, new boy/girl, novitiate; pupil, student
arbitrary
ks. 1 sewenang-wenang.
armchair
arrogantly
ks. congkak, sombong, angkuh.
artillery
kb. artileri, pasukan bagian meriam.
ascertain
menegaskan, memastikan
assail
kkt. 1 membantah, menyerang. 2 menyerang, menyerbu.
assess
EVALUATE, judge, gauge, rate, estimate, appraise
asset
PROPERTY, resources, estate, holdings, possessions, effects, goods, valuables, belongings, chattels, worldly goods, worldly possessions; capital, funds, wealth, principal, money, riches, means, fortune, finance, reserves, savings, securities
assimilate
kkt. 1 memahamkan, mengerti, menerima. 2 mengasimilasi. 3 mencernakan
associate
PARTNER, colleague, co-worker, fellow worker, workmate, compatriot, comrade, friend, ally, supporter, confederate, connection, contact, acquaintance; accomplice, accessory, partner in crime, collaborator, colluder, fellow conspirator, henchman.
astrological
ks yang berhubungan dengan ilmu nujum.
atheist
kb. atheis. the atheists j. kaum dahriah.
auction
pelelangan
augment
kkt. memperbesar, memperbanyak, menambah.
authority
kb. (j. -ties) 1 wibawa. 2 hak untuk bertindak 3 ahli. 4 wewenang. 5 sumber. -the authorities j. 1 yang berkuasa. 2 para ahli.
basic amenities
kebutuhan dasar (air, makan, rumah)
battle
FIGHT, conflict, armed conflict, clash, struggle, skirmish, engagement, affray, fray, encounter, confrontation; collision, contest, duel; tussle, scuffle, melee, fracas; war, campaign, crusade; fighting, warfare, combat, action, hostilities
be inclined to
ks. cenderung.
belie
mengingkari, tidak setuju
berate
kkt. mencaci-maki.
betterment
kebaikan, improvement
biased
ks. berat sebelah, condong berprasangka.
bitter
ks. 1 pahit. 2 tidak enak. 3 sengit.
bond
kb. 1 tali, pertalian, ikatan. 2 surat obligasi. 3 surat tanggungan. 5 mengikat.
boon
anugrah
bribery
kb.(j. -ries) suapan, penyuapan, sogok, penyogokan.
bulk
kb. bagian terbesar. in b. dalam borongan. -kki. menjadi penting.
burden
kb. 1 beban. 2 pokok. -kkt. menyusahkan.
bureaucratic
ks. birokratis.
burrow
menggali liang
candidate
kb. calon
capricious
ks. tak terduga-duga, berubah-ubah.
cartel
kb. suatu gabungan perusahaan-perusahaan yang bertujuan monopoli teristimewa dalam mengatur harga-harga.
carve
memahat, mengukir
cast
kkt. (cast) 1 melemparkan (a stone, line). 2 membuat. 3 memberikan, memasukkan. -casting kb. 1 Thea.: pemilihan pemain-pemain. 2 tuangan.
catastrophic
ks. yang merupakan bencana besar.
cause
kb. 1 sebab, penyebab. 2 alasan. 3 maksud. 4 perkara. -kkt. menyebabkan.
cavity
rongga, ruang
cease
kkt. berhenti. cease-fire kb. gencatan senjata .
certifiably
ks. dapat dipertanggungkan kebenarannya.
charismatic
ks. berkarisma.
chisel
pahat
chronologically
ks. kronologis, secara berturut-turut. in c. order secara kronologis/berturut-turut.
circulate
kkt. mengedarkan (s.t.). -kki. 1 beredar. 2 bersebar. 3 berkunjung.
civil
ks. 1 sipil, perdata. 2. penduduk
clique
kb. klik, kelompok, golongan kecil.
clumsy
kagok, janggal
coalition
koalisi
coerce
kkt. memaksa.
cohesion
kb. kohesi,
coincide
kki. 1 bertepatan. (coincidence=kebetulan)
collapse
kb. 1 keruntuhan,
collide
kki. 1 bertubrukan, bertabrakan. 2 bertubruk. 3 bentrokan.
combustion
kb. pembakaran. c. chamber ruang pembakaran.
commodity
kb. (j. -ties) barang (per) dagangan, bahan keperluan. basic c. barang dagangan utama, bahan pokok.
commonplace
biasa, lumrah
compensate
kkt. mengganti kerugian. -kki. 1 mengimbangi. 2 mengganti kerugian.
complex
complication
component
compress
concede
mengakui, menyerah
concentrated
condemn
kkt. 1 menghukum, menyalahkan. 2 mengapkir. 3 mengutuk. 4 menyalahkan.
condense
proses gas->cair, cair->kental
confide
kkt. Menceritakan/mempercayakan rahasia
confine
membatasi
conflict
congregate
berkerumun
connotation
conquest
kb. 1 penaklukan. 2 perebutan hati.
consciously
consequence
kb. 1 akibat, konsekwensi.
conserve
mengawetkan
constitute
merupakan, be (a part) of a whole
constraint
a limitation or restriction.
contamination
contemplate
kkt. 1 merenungkan (the future). 2 bermaksud.
contemptuous
ks. merendahkan, menghina.
contest
context
contrary
kb. kebalikan. -ks. 1 suka membantah
convey
transport or carry to a place.; communicate (an idea, impression, or feeling).
convict
kb. narapidana, orang hukuman, pesakitan. -kkt. menghukum.
cope
mengatasi, menguasai
core
corrode
kkt. merusak. Corosive
counter
counteract
meniadakan, menetralkan
cremation
cultivation
cumbersome
ks. tidak praktis, susah untuk dipakai.
cure
curriculum
cynically
ks. sinis, suka memperolok-olokkan, bersifat mengejek.
de facto
decent
pantas, patut
decipher
kkt. menguraikan (codes). to d. a language membaca dan mengartikan suatu bahasa.
decline
kb. 1 kemunduran. 2 turun. -kkt. 1 menolak (an invitation).
decrepit
ks. jompo, tua sekali.
degrade
kkt. 1 menurunkan. 2 merendahkan.
deify
kkt. (deified) mendewakan, memuja sebagai dewa.
delinquency
(bandel) minor crime, especially that committed by young people.
denominator
pembagi (dalam pecahan)
denote
kkt. merupakan, menunjukkan.
deny
kkt. (denied) 1 menyangkal, mengingkari. 2 meniadakan.
depict
kkt. melukiskan, menggambarkan.
deplete
kkt. menghabiskan, mengosongkan.
derive
kkt. 1 mendapat, memperoleh. 2 mengambil. 3 berasal.
descendant
kb. 1 keturunan. 2 anak cucu.
despise
merendahkan
despondent
ks. sangat sedih, remuk hati. to be d. over remuk hati karena.
detain
kkt. 1 menahan, menawan.
detection
deviant
kb. orang yang menyimpang.
devise
plan or invent (a complex procedure or mechanism).
devotion
love, loyalty, or enthusiasm for a person or activity. ; religious worship or observance.
dilemma
dimension
diminish
make or become less
discrete
individually separate and distinct.
discriminate
disease
dispose of
get rid of.; kkt. mengatur.
distill
kkt. 1 menyuling, menyaring.
distinctly
ks. 1 terang, jelas. 2 nyata. 3 berbeda.
distort
kkt. mengubah. -distorted ks. berubah (bentuk), menyimpang.
diverse
widely varied.
divination
the practice of divining or seeking knowledge by supernatural means.
domesticate
kkt. menjinakkan.
due to
because of
dwellers
penduduk
dynamic
ecclesiastical
relating to the Christian Church or its clergy.
Either
pun tidak, salah satu dr dua
election
elementally
dasar, fundamental.
elite
emission
encoded
tertulis, terukir
encouragement
semangat, dorongan
engender
give rise to
enterprising
ks. giat, yang mau berusaha.
entrepreneurial
envision
v: imagine
equity
keadilan.
erode
erosi
erudite
berwawasan luas
eruption
esthetically
evade
evidence
evolve
exalt
praise or regard highly.
exclusive
exotic
expeditiously
exploit
exponentially
extinction
kepunahan,
extract
famine
fatally
feasibly
feature
feed
fertilize
fireplace
fixture
a equipment/furniture yg commonplace
flavor
bumbu
flock
kawanan
flood
fluctuate
folklore
for the sake of
demi
forage
mencari makan
forensics
fortify
membentengi, menguatkan
fossilize
fringe
the outer or marginal part of something
gala
ks. meriah.
gap
generation
gesture
gerak-isyarat, bahasa tubuh
glance
pandangan sekilas
grotesque
ks. fantastis, aneh sekali.
guilty
gut
perut,esensi
gyrate
move in a circle/spiral
haggle
kki. tawar-menawar
haunt
hazardous
hedonistic
hierarchy
hilarious
extremely amusing.
horn
tanduk
horror
huddle
crowd together
humiliate
injure the dignity and self-respect of.
hypocritically
bermuka dua
hypothesize
illiterate
buta huruf
impact
impair
merusak
implant
kb. penanaman.
implement
implicate
kkt. melibatkan,
implicitly
impoverish
kkt. memiskinkan,
improvisation
in common
inaugurate
kkt. 1 melantik. 2 membuka.
incentive
incompetent
indisputable
ks. tak dapat disanggkal/dibantah lagi.
industrious
diligent and hard-working.
inevitable
pasti terjadi, unavoidable
infancy
masa pertumbuhan
inference
a conclusion reached on the basis of evidence and reasoning.
infinitesimal
ks. sangat kecil.
inflation
ingenious
ks. banyak akal, berbakat.
inhabitant
penduduk
inherent
ks. yang melekat, yang menjadi sifatnya.
inheritance
kb. warisan, harta peninggalan/pusaka.
inhibit
kkt. 1 menghalangi, merintangi. 2 mencegah.
inject
innovative
inquiry
an act of asking for information. Øan official investigation.
inscription
kb. 1 prasasti. 2 persembahan (in a book).
installation
integral
necessary to make a whole complete; fundamental. Øincluded as part of a whole.
integrity
intensify
intentionally
interdict
prohibit or forbid.
intermediary
intervene
come between so as to prevent or alter something. Øinterrupt verbally.
intrepid
fearless or adventurous
intrinsic
(often intrinsic to) belonging naturally; essential.
intrusively
intuitively
invasive
invoke
call on (a deity or spirit) in prayer or as a witness. Øsummon (a spirit) by charms or incantation.
irrigation
jointly
bersama-sama.
juxtapose
place close together.
kin
kb. sanak, famili.
lease
a contract by which one party conveys land, property, services, etc. to another for a specified time.
legitimate
liability
kb. (j. -ties) kb. 1 pertanggung jawaban.
longitude
kb. garis bujur.
loyal
luxury
maintenance
mallet
palu kayu
manipulation
mantelpiece
marble
marmer
marginal
of secondary or minor importance.
maximize
means
harta, alat/system
meditate
medium
merchant
a person involved in wholesale trade
merit
kb. 1 kebaikan, manfaat
migration
milieu
kb. lingkungan pergaulan
minimum
misconception
mobilize
modify
net
Nevertheless
however, in spite of that
nobility
kb. (j. -ties) kaum ningrat/bangsawan.
norm
norma
notable
orang terkemuka
notably
khususnya
notion
kb. 1 dugaan. 2 ide, gagasan. 3 pikiran. 4 pikiran, maksud.
notorious
terkenal (karena sifat buruk)
nucleus
obese
grossly fat or overweight.
objectively
obnoxious
extremely unpleasant.;menjengkelkan,
obsolete
usang, out of date
obtain
offense
oppress
kkt. menindas, menekan. -oppressed ks. terimpit.
ordinary
biasa (aja)
Orwellian
ought
seharusnya
outlaw
make illegal
outstanding
terkemuka, menonjol
overlap
Paradigm
parallel
parochial
ks. 1 yang berkaitan dengan gereja/agama
passion
kb. 1 nafsu, keinginan besa
paternal
peer
kb. kawan sebaya. without p. tak berbanding. -kki. memandang dengan tajam.
per capita
perceivable
dapat dipahami
perishables
makanan yg tak tahan lama
permeate
kkt. menyerap, meresap, merembes, menembus.
perpetuate
cause to continue indefinitely.
persevere
kki. bertekun (in dalam), gigih. -persevering ks. tekun, keras
persist
kki. 1 tetap melakukan. 2 berlangsung (lama), berkanjang. 3 tahan.
perspective
phantom
a ghost
phonetic
photosynthesis
physical
pious
ks. saleh, alim.
piracy
kb. (j. -ties) pembajakan, perompakan.
plaster
plesteran, gips
plunge
kb. loncatan. -kkt. mencelupkan (o's hand into water). -kki. 1 terjun
policy
poll
kb. 1 pemberian suara. 2 penyelidikan pendapat umum.
portrayal
kb. 1 cara memerankan/membawakan (of Hamlet). 2 pelukisan. 3 lukisan,
potent
ks. keras, kuat, manjur
precipitation
predicament
a difficult situation.
prejudiced
preconceived opinion that is not based on reason or actual experience.
preserve
mengawetkan, memelihara
prestige
prevailing
ks. 1 umum. 2 besar, kuat (influence). 3 berlaku.
prevalent
ks. 1 umum, merata. 2 lazim.
prey
mangsa
privileged
kb. hak (istimewa). -privileged ks. yang mempunyai hak-hak istimewa.
procedure
process
prodigy
orang yang punya kepandaian luar biasa
prognosis
(plural prognoses ) a forecast, especially of the likely course of a disease or ailment.
proliferation
kb. perkembangbiakan.
promote
proportion
a part, share, or number considered in relation to a whole.
proportionately
proprietor
kb. pemilik.
prosper
kki. 1 berhasil baik. 2 menjadi makmur.
prototype
provision
perbekalan
proximity
kb. dekatnya (to dengan).
psychic
batin, kebatinan
rank
rate
ratio
realism
rebel
kb. pemberontak, pendurhaka. -kki. (rebelled) (mem) berontak (against melawan).
recede
kki. 1 surut
reciprocity
the practice of exchanging things with others for mutual benefit.
reconciliation
kb. perdamaian, perukunan kembali.
reform
kb. perbaikan.
regard
hormat, mengganggap
regulate
relic
resemble
mirip
reserve
cadangan
reservoir
kb. 1 waduk/kolam air, waduk tandon air, lubuk penyimpanan.
residual
resign
voluntarily leave a job or position of office.
resist
withstand the action or effect of.
retain
kkt. 1 menahan
retrieve
kkt. mendapat kembali.
retrograde
kemunduran
reward
rigor
a sudden feeling of cold accompanied by shivering and a rise in temperature, especially at the onset or height of a fever.
rite
kb. upacara, tatacara.
ritual
a religious or solemn ceremony involving a series of actions performed according to a prescribed order.
roost
tempat bertengger, jenis burung yg bertengger
roster
kb. daftar nama.
rotate
sacrifice
safeguard
prevent something.
saga
kb. 1 hikayat. 2 kisah.
scandal
scar
kb. 1 bekas luka, birat (on the body). 2 gores(an), parut (on furniture). 3 kesan yang buruk
sculpture
seni pahat
secular
not religious, sacred, or spiritual.
seep
flow or leak slowly through porous material or small holes.
seize
take hold of suddenly and forcibly. ; take forcible possession of.
selfish
egois
sentiment
sequence
kb. 1 rangkaian. 2 urutan (of events). 3 rentetan.
set out
begin journey
severe
very great; intense. ; very plain in style or appearance.
shame
a feeling of humiliation or distress caused by the consciousness of wrong or foolish behaviour.
shelter
bernaung, bersembunyi
shift
merubah
shorthand
shrink
become or make smaller in size or amount; contract.
shuttle
bis/kereta pulang-pergi; perjalanan pulang pergi
sibling
kb. saudara kandung.
simulate
imitate or reproduce the appearance, character, or conditions of.
sincere
skit
kb. lakon pendek dan lucu.
smuggle
move (goods) illegally into or out of a country. ; convey secretly and illicitly. (selundup)
solar
sole
ks. 1 tunggal. 2 satu-satunya.
solely
semata-mata
solidarity
Solitary
sunyi terpencil
source
spectrum
spoil
memanjakan (anak)
spoilage
stable
starches
tepung karbohidrat diet
status quo
stigmatize
menodai.
strategic
striking
noticeable. dramatically good-looking or beautiful.
structure
subsidy
subtle
ks. 1 halus (tone). 2 tak kentara (poison).
supper
makanan malam ringan
surveillance
close observation, especially of a suspected spy or criminal.
survive
suspect
suspend
defer or delay (an action, event, or judgement).
suspicious
swarm
kelompok serangga terbang, sekawanan
symbolic
tangible
clear and definite; real.
teenager
remaja 13-19tahun
terminal
throughout
sepanjang, seluruhnya
thus
therefore, sehingga
tolerate
torture
penderitaan, penyiksaan
tremendous
sangat banyak
trench
a long, narrow ditch (parit)
trend
triffle
sepele, menyepelekan
trigger
pemicu, memicu
tumble
jatuh, terguling2
turn st. over
pergantian st.
unleash
release from a leash or restraint.
unmask
kkt. membuka kedok.
uptitude
bakat
urge
keinginan, dorongan
utter
absolute, sama sekali
vanish
disappear suddenly and completely
vanity
kesombongan
vein
pembuluh darah vena/balik
verdict
judgement. kb. putusan.
versus
vestige
kb. bekas, sisa. (sedikit) ; a trace or remnant.
villainy
kb. (j. -nies) kejahatan, kekejian.
violation
kb. 1 pelanggaran (of a law, of o's privacy). 2 perkosaan (of a woman).
vitriolic
tajam (kritik ato serangan)
vulnerable
ks. 1 mudah diserang, mudah kena serang.
walnut
semacam kenari
well-rounded
having a mature personality
will
surat wasiat
willing
witness
kb. 1 saksi. 2 kesaksian, penyaksian.
wonder
kegaguman, orang yg mengagumkan
working class
wound
abandon
RENOUNCE, relinquish, dispense with, forgo, desist from, disclaim, disown, disavow (lepas tangan), discard, wash one's hands of
abduct
KIDNAP, carry off, seize, capture, run away/off with, hold hostage, hold to ransom, hijack
abstract
SUMMARIZE, precis, abridge, condense, compress, shorten, cut down, abbreviate, synopsize
abuse
makian, berlaku kejam, penyalahgunaan
accord
sesuai
accordingly
sesuai dengan itu, maka dari itu
accumulate
mengumpulkan
accuracy
ketelitian
accuse
menuduh
acquire
memperoleh
acquisition
memiliki sesuatu
adapt
ADJUST, acclimatize, accommodate, attune, habituate, acculturate, conform; familiarize oneself with
addictive
ks. kecanduan, ketagihan.
adjacent
ks. berdekatan, berbatasan.
adjust
menyetel
adolescent
remaja/blom dewasa
advancement
DEVELOPMENT, progress, evolution, growth, improvement, advance, furtherance, forwarding, expansion, extension, spread;
advent
kedatangan
adversely
merugikan
advocate
pengacara
aesthetic
DECORATIVE, ornamental, graceful, elegant, exquisite, beautiful, attractive, pleasing, lovely, stylish, artistic, tasteful, in good taste.
affection
kasih sayang
affluence
kb. kekayaan,kemakmuran
afford
mampu, menyediakan
aggravate
menjengkelkan, memperburuk
aggregate
COLLECTION, mass, cluster, lump, clump, bundle, quantity; accumulation, build-up, agglomeration, concentration, assemblage
agnostic
kb. seorang agnotis. --ks agnotis.
allegedly
kk. kata orang, menurut dugaan orang.
allegiance
kb.kesetiaan.
allocate
mengalokasikan
amateurish
amatiran, ga ahli
ambiguous
ks. berarti-dua.
amend
kb. amandemen.
analyze
menganalisa
ancestral
nenek moyang
anesthesia
kb. matirasa.
animism
kb. animisme, penjiwaan (benda-benda).
annex
tambahan, paviliun
anomaly
keanehan
anticipate
antisipasi
antipathy
antipati
apex
TIP, peak, summit, pinnacle, top, highest point/part, crest, vertex; CLIMAX, culmination, culminating point, apotheosis; peak, pinnacle, summit, zenith, acme, apogee, high point, highest point, height, crowning moment,
apparent
readily perceived or understood; obvious.
appeal
menarik, memohon
apprehend
kkt. 1 menahan, menawan (a thief). 2 memahami.
apprentice
TRAINEE, learner, probationer, tyro, novice, neophyte, raw recruit, new boy/girl, novitiate; pupil, student
arbitrary
ks. 1 sewenang-wenang.
armchair
arrogantly
ks. congkak, sombong, angkuh.
artillery
kb. artileri, pasukan bagian meriam.
ascertain
menegaskan, memastikan
assail
kkt. 1 membantah, menyerang. 2 menyerang, menyerbu.
assess
EVALUATE, judge, gauge, rate, estimate, appraise
asset
PROPERTY, resources, estate, holdings, possessions, effects, goods, valuables, belongings, chattels, worldly goods, worldly possessions; capital, funds, wealth, principal, money, riches, means, fortune, finance, reserves, savings, securities
assimilate
kkt. 1 memahamkan, mengerti, menerima. 2 mengasimilasi. 3 mencernakan
associate
PARTNER, colleague, co-worker, fellow worker, workmate, compatriot, comrade, friend, ally, supporter, confederate, connection, contact, acquaintance; accomplice, accessory, partner in crime, collaborator, colluder, fellow conspirator, henchman.
astrological
ks yang berhubungan dengan ilmu nujum.
atheist
kb. atheis. the atheists j. kaum dahriah.
auction
pelelangan
augment
kkt. memperbesar, memperbanyak, menambah.
authority
kb. (j. -ties) 1 wibawa. 2 hak untuk bertindak 3 ahli. 4 wewenang. 5 sumber. -the authorities j. 1 yang berkuasa. 2 para ahli.
basic amenities
kebutuhan dasar (air, makan, rumah)
battle
FIGHT, conflict, armed conflict, clash, struggle, skirmish, engagement, affray, fray, encounter, confrontation; collision, contest, duel; tussle, scuffle, melee, fracas; war, campaign, crusade; fighting, warfare, combat, action, hostilities
be inclined to
ks. cenderung.
belie
mengingkari, tidak setuju
berate
kkt. mencaci-maki.
betterment
kebaikan, improvement
biased
ks. berat sebelah, condong berprasangka.
bitter
ks. 1 pahit. 2 tidak enak. 3 sengit.
bond
kb. 1 tali, pertalian, ikatan. 2 surat obligasi. 3 surat tanggungan. 5 mengikat.
boon
anugrah
bribery
kb.(j. -ries) suapan, penyuapan, sogok, penyogokan.
bulk
kb. bagian terbesar. in b. dalam borongan. -kki. menjadi penting.
burden
kb. 1 beban. 2 pokok. -kkt. menyusahkan.
bureaucratic
ks. birokratis.
burrow
menggali liang
candidate
kb. calon
capricious
ks. tak terduga-duga, berubah-ubah.
cartel
kb. suatu gabungan perusahaan-perusahaan yang bertujuan monopoli teristimewa dalam mengatur harga-harga.
carve
memahat, mengukir
cast
kkt. (cast) 1 melemparkan (a stone, line). 2 membuat. 3 memberikan, memasukkan. -casting kb. 1 Thea.: pemilihan pemain-pemain. 2 tuangan.
catastrophic
ks. yang merupakan bencana besar.
cause
kb. 1 sebab, penyebab. 2 alasan. 3 maksud. 4 perkara. -kkt. menyebabkan.
cavity
rongga, ruang
cease
kkt. berhenti. cease-fire kb. gencatan senjata .
certifiably
ks. dapat dipertanggungkan kebenarannya.
charismatic
ks. berkarisma.
chisel
pahat
chronologically
ks. kronologis, secara berturut-turut. in c. order secara kronologis/berturut-turut.
circulate
kkt. mengedarkan (s.t.). -kki. 1 beredar. 2 bersebar. 3 berkunjung.
civil
ks. 1 sipil, perdata. 2. penduduk
clique
kb. klik, kelompok, golongan kecil.
clumsy
kagok, janggal
coalition
koalisi
coerce
kkt. memaksa.
cohesion
kb. kohesi,
coincide
kki. 1 bertepatan. (coincidence=kebetulan)
collapse
kb. 1 keruntuhan,
collide
kki. 1 bertubrukan, bertabrakan. 2 bertubruk. 3 bentrokan.
combustion
kb. pembakaran. c. chamber ruang pembakaran.
commodity
kb. (j. -ties) barang (per) dagangan, bahan keperluan. basic c. barang dagangan utama, bahan pokok.
commonplace
biasa, lumrah
compensate
kkt. mengganti kerugian. -kki. 1 mengimbangi. 2 mengganti kerugian.
complex
complication
component
compress
concede
mengakui, menyerah
concentrated
condemn
kkt. 1 menghukum, menyalahkan. 2 mengapkir. 3 mengutuk. 4 menyalahkan.
condense
proses gas->cair, cair->kental
confide
kkt. Menceritakan/mempercayakan rahasia
confine
membatasi
conflict
congregate
berkerumun
connotation
conquest
kb. 1 penaklukan. 2 perebutan hati.
consciously
consequence
kb. 1 akibat, konsekwensi.
conserve
mengawetkan
constitute
merupakan, be (a part) of a whole
constraint
a limitation or restriction.
contamination
contemplate
kkt. 1 merenungkan (the future). 2 bermaksud.
contemptuous
ks. merendahkan, menghina.
contest
context
contrary
kb. kebalikan. -ks. 1 suka membantah
convey
transport or carry to a place.; communicate (an idea, impression, or feeling).
convict
kb. narapidana, orang hukuman, pesakitan. -kkt. menghukum.
cope
mengatasi, menguasai
core
corrode
kkt. merusak. Corosive
counter
counteract
meniadakan, menetralkan
cremation
cultivation
cumbersome
ks. tidak praktis, susah untuk dipakai.
cure
curriculum
cynically
ks. sinis, suka memperolok-olokkan, bersifat mengejek.
de facto
decent
pantas, patut
decipher
kkt. menguraikan (codes). to d. a language membaca dan mengartikan suatu bahasa.
decline
kb. 1 kemunduran. 2 turun. -kkt. 1 menolak (an invitation).
decrepit
ks. jompo, tua sekali.
degrade
kkt. 1 menurunkan. 2 merendahkan.
deify
kkt. (deified) mendewakan, memuja sebagai dewa.
delinquency
(bandel) minor crime, especially that committed by young people.
denominator
pembagi (dalam pecahan)
denote
kkt. merupakan, menunjukkan.
deny
kkt. (denied) 1 menyangkal, mengingkari. 2 meniadakan.
depict
kkt. melukiskan, menggambarkan.
deplete
kkt. menghabiskan, mengosongkan.
derive
kkt. 1 mendapat, memperoleh. 2 mengambil. 3 berasal.
descendant
kb. 1 keturunan. 2 anak cucu.
despise
merendahkan
despondent
ks. sangat sedih, remuk hati. to be d. over remuk hati karena.
detain
kkt. 1 menahan, menawan.
detection
deviant
kb. orang yang menyimpang.
devise
plan or invent (a complex procedure or mechanism).
devotion
love, loyalty, or enthusiasm for a person or activity. ; religious worship or observance.
dilemma
dimension
diminish
make or become less
discrete
individually separate and distinct.
discriminate
disease
dispose of
get rid of.; kkt. mengatur.
distill
kkt. 1 menyuling, menyaring.
distinctly
ks. 1 terang, jelas. 2 nyata. 3 berbeda.
distort
kkt. mengubah. -distorted ks. berubah (bentuk), menyimpang.
diverse
widely varied.
divination
the practice of divining or seeking knowledge by supernatural means.
domesticate
kkt. menjinakkan.
due to
because of
dwellers
penduduk
dynamic
ecclesiastical
relating to the Christian Church or its clergy.
Either
pun tidak, salah satu dr dua
election
elementally
dasar, fundamental.
elite
emission
encoded
tertulis, terukir
encouragement
semangat, dorongan
engender
give rise to
enterprising
ks. giat, yang mau berusaha.
entrepreneurial
envision
v: imagine
equity
keadilan.
erode
erosi
erudite
berwawasan luas
eruption
esthetically
evade
evidence
evolve
exalt
praise or regard highly.
exclusive
exotic
expeditiously
exploit
exponentially
extinction
kepunahan,
extract
famine
fatally
feasibly
feature
feed
fertilize
fireplace
fixture
a equipment/furniture yg commonplace
flavor
bumbu
flock
kawanan
flood
fluctuate
folklore
for the sake of
demi
forage
mencari makan
forensics
fortify
membentengi, menguatkan
fossilize
fringe
the outer or marginal part of something
gala
ks. meriah.
gap
generation
gesture
gerak-isyarat, bahasa tubuh
glance
pandangan sekilas
grotesque
ks. fantastis, aneh sekali.
guilty
gut
perut,esensi
gyrate
move in a circle/spiral
haggle
kki. tawar-menawar
haunt
hazardous
hedonistic
hierarchy
hilarious
extremely amusing.
horn
tanduk
horror
huddle
crowd together
humiliate
injure the dignity and self-respect of.
hypocritically
bermuka dua
hypothesize
illiterate
buta huruf
impact
impair
merusak
implant
kb. penanaman.
implement
implicate
kkt. melibatkan,
implicitly
impoverish
kkt. memiskinkan,
improvisation
in common
inaugurate
kkt. 1 melantik. 2 membuka.
incentive
incompetent
indisputable
ks. tak dapat disanggkal/dibantah lagi.
industrious
diligent and hard-working.
inevitable
pasti terjadi, unavoidable
infancy
masa pertumbuhan
inference
a conclusion reached on the basis of evidence and reasoning.
infinitesimal
ks. sangat kecil.
inflation
ingenious
ks. banyak akal, berbakat.
inhabitant
penduduk
inherent
ks. yang melekat, yang menjadi sifatnya.
inheritance
kb. warisan, harta peninggalan/pusaka.
inhibit
kkt. 1 menghalangi, merintangi. 2 mencegah.
inject
innovative
inquiry
an act of asking for information. Øan official investigation.
inscription
kb. 1 prasasti. 2 persembahan (in a book).
installation
integral
necessary to make a whole complete; fundamental. Øincluded as part of a whole.
integrity
intensify
intentionally
interdict
prohibit or forbid.
intermediary
intervene
come between so as to prevent or alter something. Øinterrupt verbally.
intrepid
fearless or adventurous
intrinsic
(often intrinsic to) belonging naturally; essential.
intrusively
intuitively
invasive
invoke
call on (a deity or spirit) in prayer or as a witness. Øsummon (a spirit) by charms or incantation.
irrigation
jointly
bersama-sama.
juxtapose
place close together.
kin
kb. sanak, famili.
lease
a contract by which one party conveys land, property, services, etc. to another for a specified time.
legitimate
liability
kb. (j. -ties) kb. 1 pertanggung jawaban.
longitude
kb. garis bujur.
loyal
luxury
maintenance
mallet
palu kayu
manipulation
mantelpiece
marble
marmer
marginal
of secondary or minor importance.
maximize
means
harta, alat/system
meditate
medium
merchant
a person involved in wholesale trade
merit
kb. 1 kebaikan, manfaat
migration
milieu
kb. lingkungan pergaulan
minimum
misconception
mobilize
modify
net
Nevertheless
however, in spite of that
nobility
kb. (j. -ties) kaum ningrat/bangsawan.
norm
norma
notable
orang terkemuka
notably
khususnya
notion
kb. 1 dugaan. 2 ide, gagasan. 3 pikiran. 4 pikiran, maksud.
notorious
terkenal (karena sifat buruk)
nucleus
obese
grossly fat or overweight.
objectively
obnoxious
extremely unpleasant.;menjengkelkan,
obsolete
usang, out of date
obtain
offense
oppress
kkt. menindas, menekan. -oppressed ks. terimpit.
ordinary
biasa (aja)
Orwellian
ought
seharusnya
outlaw
make illegal
outstanding
terkemuka, menonjol
overlap
Paradigm
parallel
parochial
ks. 1 yang berkaitan dengan gereja/agama
passion
kb. 1 nafsu, keinginan besa
paternal
peer
kb. kawan sebaya. without p. tak berbanding. -kki. memandang dengan tajam.
per capita
perceivable
dapat dipahami
perishables
makanan yg tak tahan lama
permeate
kkt. menyerap, meresap, merembes, menembus.
perpetuate
cause to continue indefinitely.
persevere
kki. bertekun (in dalam), gigih. -persevering ks. tekun, keras
persist
kki. 1 tetap melakukan. 2 berlangsung (lama), berkanjang. 3 tahan.
perspective
phantom
a ghost
phonetic
photosynthesis
physical
pious
ks. saleh, alim.
piracy
kb. (j. -ties) pembajakan, perompakan.
plaster
plesteran, gips
plunge
kb. loncatan. -kkt. mencelupkan (o's hand into water). -kki. 1 terjun
policy
poll
kb. 1 pemberian suara. 2 penyelidikan pendapat umum.
portrayal
kb. 1 cara memerankan/membawakan (of Hamlet). 2 pelukisan. 3 lukisan,
potent
ks. keras, kuat, manjur
precipitation
predicament
a difficult situation.
prejudiced
preconceived opinion that is not based on reason or actual experience.
preserve
mengawetkan, memelihara
prestige
prevailing
ks. 1 umum. 2 besar, kuat (influence). 3 berlaku.
prevalent
ks. 1 umum, merata. 2 lazim.
prey
mangsa
privileged
kb. hak (istimewa). -privileged ks. yang mempunyai hak-hak istimewa.
procedure
process
prodigy
orang yang punya kepandaian luar biasa
prognosis
(plural prognoses ) a forecast, especially of the likely course of a disease or ailment.
proliferation
kb. perkembangbiakan.
promote
proportion
a part, share, or number considered in relation to a whole.
proportionately
proprietor
kb. pemilik.
prosper
kki. 1 berhasil baik. 2 menjadi makmur.
prototype
provision
perbekalan
proximity
kb. dekatnya (to dengan).
psychic
batin, kebatinan
rank
rate
ratio
realism
rebel
kb. pemberontak, pendurhaka. -kki. (rebelled) (mem) berontak (against melawan).
recede
kki. 1 surut
reciprocity
the practice of exchanging things with others for mutual benefit.
reconciliation
kb. perdamaian, perukunan kembali.
reform
kb. perbaikan.
regard
hormat, mengganggap
regulate
relic
resemble
mirip
reserve
cadangan
reservoir
kb. 1 waduk/kolam air, waduk tandon air, lubuk penyimpanan.
residual
resign
voluntarily leave a job or position of office.
resist
withstand the action or effect of.
retain
kkt. 1 menahan
retrieve
kkt. mendapat kembali.
retrograde
kemunduran
reward
rigor
a sudden feeling of cold accompanied by shivering and a rise in temperature, especially at the onset or height of a fever.
rite
kb. upacara, tatacara.
ritual
a religious or solemn ceremony involving a series of actions performed according to a prescribed order.
roost
tempat bertengger, jenis burung yg bertengger
roster
kb. daftar nama.
rotate
sacrifice
safeguard
prevent something.
saga
kb. 1 hikayat. 2 kisah.
scandal
scar
kb. 1 bekas luka, birat (on the body). 2 gores(an), parut (on furniture). 3 kesan yang buruk
sculpture
seni pahat
secular
not religious, sacred, or spiritual.
seep
flow or leak slowly through porous material or small holes.
seize
take hold of suddenly and forcibly. ; take forcible possession of.
selfish
egois
sentiment
sequence
kb. 1 rangkaian. 2 urutan (of events). 3 rentetan.
set out
begin journey
severe
very great; intense. ; very plain in style or appearance.
shame
a feeling of humiliation or distress caused by the consciousness of wrong or foolish behaviour.
shelter
bernaung, bersembunyi
shift
merubah
shorthand
shrink
become or make smaller in size or amount; contract.
shuttle
bis/kereta pulang-pergi; perjalanan pulang pergi
sibling
kb. saudara kandung.
simulate
imitate or reproduce the appearance, character, or conditions of.
sincere
skit
kb. lakon pendek dan lucu.
smuggle
move (goods) illegally into or out of a country. ; convey secretly and illicitly. (selundup)
solar
sole
ks. 1 tunggal. 2 satu-satunya.
solely
semata-mata
solidarity
Solitary
sunyi terpencil
source
spectrum
spoil
memanjakan (anak)
spoilage
stable
starches
tepung karbohidrat diet
status quo
stigmatize
menodai.
strategic
striking
noticeable. dramatically good-looking or beautiful.
structure
subsidy
subtle
ks. 1 halus (tone). 2 tak kentara (poison).
supper
makanan malam ringan
surveillance
close observation, especially of a suspected spy or criminal.
survive
suspect
suspend
defer or delay (an action, event, or judgement).
suspicious
swarm
kelompok serangga terbang, sekawanan
symbolic
tangible
clear and definite; real.
teenager
remaja 13-19tahun
terminal
throughout
sepanjang, seluruhnya
thus
therefore, sehingga
tolerate
torture
penderitaan, penyiksaan
tremendous
sangat banyak
trench
a long, narrow ditch (parit)
trend
triffle
sepele, menyepelekan
trigger
pemicu, memicu
tumble
jatuh, terguling2
turn st. over
pergantian st.
unleash
release from a leash or restraint.
unmask
kkt. membuka kedok.
uptitude
bakat
urge
keinginan, dorongan
utter
absolute, sama sekali
vanish
disappear suddenly and completely
vanity
kesombongan
vein
pembuluh darah vena/balik
verdict
judgement. kb. putusan.
versus
vestige
kb. bekas, sisa. (sedikit) ; a trace or remnant.
villainy
kb. (j. -nies) kejahatan, kekejian.
violation
kb. 1 pelanggaran (of a law, of o's privacy). 2 perkosaan (of a woman).
vitriolic
tajam (kritik ato serangan)
vulnerable
ks. 1 mudah diserang, mudah kena serang.
walnut
semacam kenari
well-rounded
having a mature personality
will
surat wasiat
willing
witness
kb. 1 saksi. 2 kesaksian, penyaksian.
wonder
kegaguman, orang yg mengagumkan
working class
wound
zeal
kb. kegiatan, semangat.kb. kegiatan, semangat.zeal
kb. kegiatan, semangat.
congregate
berkerumun
connotation
conquest
kb. 1 penaklukan. 2 perebutan hati.
consciously
consequence
kb. 1 akibat, konsekwensi.
conserve
mengawetkan
constitute
merupakan, be (a part) of a whole
constraint
a limitation or restriction.
contamination
contemplate
kkt. 1 merenungkan (the future). 2 bermaksud.
contemptuous
ks. merendahkan, menghina.
contest
context
contrary
kb. kebalikan. -ks. 1 suka membantah
convey
transport or carry to a place.; communicate (an idea, impression, or feeling).
convict
kb. narapidana, orang hukuman, pesakitan. -kkt. menghukum.
cope
mengatasi, menguasai
core
corrode
kkt. merusak. Corosive
counter
counteract
meniadakan, menetralkan
cremation
cultivation
cumbersome
ks. tidak praktis, susah untuk dipakai.
cure
curriculum
cynically
ks. sinis, suka memperolok-olokkan, bersifat mengejek.
de facto
decent
pantas, patut
decipher
kkt. menguraikan (codes). to d. a language membaca dan mengartikan suatu bahasa.
decline
kb. 1 kemunduran. 2 turun. -kkt. 1 menolak (an invitation).
decrepit
ks. jompo, tua sekali.
degrade
kkt. 1 menurunkan. 2 merendahkan.
deify
kkt. (deified) mendewakan, memuja sebagai dewa.
delinquency
(bandel) minor crime, especially that committed by young people.
denominator
pembagi (dalam pecahan)
denote
kkt. merupakan, menunjukkan.
deny
kkt. (denied) 1 menyangkal, mengingkari. 2 meniadakan.
depict
kkt. melukiskan, menggambarkan.
deplete
kkt. menghabiskan, mengosongkan.
derive
kkt. 1 mendapat, memperoleh. 2 mengambil. 3 berasal.
descendant
kb. 1 keturunan. 2 anak cucu.
despise
merendahkan
despondent
ks. sangat sedih, remuk hati. to be d. over remuk hati karena.
detain
kkt. 1 menahan, menawan.
detection
deviant
kb. orang yang menyimpang.
devise
plan or invent (a complex procedure or mechanism).
devotion
love, loyalty, or enthusiasm for a person or activity. ; religious worship or observance.
dilemma
dimension
diminish
make or become less
discrete
individually separate and distinct.
discriminate
disease
dispose of
get rid of.; kkt. mengatur.
distill
kkt. 1 menyuling, menyaring.
distinctly
ks. 1 terang, jelas. 2 nyata. 3 berbeda.
distort
kkt. mengubah. -distorted ks. berubah (bentuk), menyimpang.
diverse
widely varied.
divination
the practice of divining or seeking knowledge by supernatural means.
domesticate
kkt. menjinakkan.
due to
because of
dwellers
penduduk
dynamic
ecclesiastical
relating to the Christian Church or its clergy.
Either
pun tidak, salah satu dr dua
election
elementally
dasar, fundamental.
elite
emission
encoded
tertulis, terukir
encouragement
semangat, dorongan
engender
give rise to
enterprising
ks. giat, yang mau berusaha.
entrepreneurial
envision
v: imagine
equity
keadilan.
erode
erosi
erudite
berwawasan luas
eruption
esthetically
evade
evidence
evolve
exalt
praise or regard highly.
exclusive
exotic
expeditiously
exploit
exponentially
extinction
kepunahan,
extract
famine
fatally
feasibly
feature
feed
fertilize
fireplace
fixture
a equipment/furniture yg commonplace
flavor
bumbu
flock
kawanan
flood
fluctuate
folklore
for the sake of
demi
forage
mencari makan
forensics
fortify
membentengi, menguatkan
fossilize
fringe
the outer or marginal part of something
gala
ks. meriah.
gap
generation
gesture
gerak-isyarat, bahasa tubuh
glance
pandangan sekilas
grotesque
ks. fantastis, aneh sekali.
guilty
gut
perut,esensi
gyrate
move in a circle/spiral
haggle
kki. tawar-menawar
haunt
hazardous
hedonistic
hierarchy
hilarious
extremely amusing.
horn
tanduk
horror
huddle
crowd together
humiliate
injure the dignity and self-respect of.
hypocritically
bermuka dua
hypothesize
illiterate
buta huruf
impact
impair
merusak
implant
kb. penanaman.
implement
implicate
kkt. melibatkan,
implicitly
impoverish
kkt. memiskinkan,
improvisation
in common
inaugurate
kkt. 1 melantik. 2 membuka.
incentive
incompetent
indisputable
ks. tak dapat disanggkal/dibantah lagi.
industrious
diligent and hard-working.
inevitable
pasti terjadi, unavoidable
infancy
masa pertumbuhan
inference
a conclusion reached on the basis of evidence and reasoning.
infinitesimal
ks. sangat kecil.
inflation
ingenious
ks. banyak akal, berbakat.
inhabitant
penduduk
inherent
ks. yang melekat, yang menjadi sifatnya.
inheritance
kb. warisan, harta peninggalan/pusaka.
inhibit
kkt. 1 menghalangi, merintangi. 2 mencegah.
inject
innovative
inquiry
an act of asking for information. Øan official investigation.
inscription
kb. 1 prasasti. 2 persembahan (in a book).
installation
integral
necessary to make a whole complete; fundamental. Øincluded as part of a whole.
integrity
intensify
intentionally
interdict
prohibit or forbid.
intermediary
intervene
come between so as to prevent or alter something. Øinterrupt verbally.
intrepid
fearless or adventurous
intrinsic
(often intrinsic to) belonging naturally; essential.
intrusively
intuitively
invasive
invoke
call on (a deity or spirit) in prayer or as a witness. Øsummon (a spirit) by charms or incantation.
irrigation
jointly
bersama-sama.
juxtapose
place close together.
kin
kb. sanak, famili.
lease
a contract by which one party conveys land, property, services, etc. to another for a specified time.
legitimate
liability
kb. (j. -ties) kb. 1 pertanggung jawaban.
longitude
kb. garis bujur.
loyal
luxury
maintenance
mallet
palu kayu
manipulation
mantelpiece
marble
marmer
marginal
of secondary or minor importance.
maximize
means
harta, alat/system
meditate
medium
merchant
a person involved in wholesale trade
merit
kb. 1 kebaikan, manfaat
migration
milieu
kb. lingkungan pergaulan
minimum
misconception
mobilize
modify
net
Nevertheless
however, in spite of that
nobility
kb. (j. -ties) kaum ningrat/bangsawan.
norm
norma
notable
orang terkemuka
notably
khususnya
notion
kb. 1 dugaan. 2 ide, gagasan. 3 pikiran. 4 pikiran, maksud.
notorious
terkenal (karena sifat buruk)
nucleus
obese
grossly fat or overweight.
objectively
obnoxious
extremely unpleasant.;menjengkelkan,
obsolete
usang, out of date
obtain
offense
oppress
kkt. menindas, menekan. -oppressed ks. terimpit.
ordinary
biasa (aja)
Orwellian
ought
seharusnya
outlaw
make illegal
outstanding
terkemuka, menonjol
overlap
Paradigm
parallel
parochial
ks. 1 yang berkaitan dengan gereja/agama
passion
kb. 1 nafsu, keinginan besa
paternal
peer
kb. kawan sebaya. without p. tak berbanding. -kki. memandang dengan tajam.
per capita
perceivable
dapat dipahami
perishables
makanan yg tak tahan lama
permeate
kkt. menyerap, meresap, merembes, menembus.
perpetuate
cause to continue indefinitely.
persevere
kki. bertekun (in dalam), gigih. -persevering ks. tekun, keras
persist
kki. 1 tetap melakukan. 2 berlangsung (lama), berkanjang. 3 tahan.
perspective
phantom
a ghost
phonetic
photosynthesis
physical
pious
ks. saleh, alim.
piracy
kb. (j. -ties) pembajakan, perompakan.
plaster
plesteran, gips
plunge
kb. loncatan. -kkt. mencelupkan (o's hand into water). -kki. 1 terjun
policy
poll
kb. 1 pemberian suara. 2 penyelidikan pendapat umum.
portrayal
kb. 1 cara memerankan/membawakan (of Hamlet). 2 pelukisan. 3 lukisan,
potent
ks. keras, kuat, manjur
precipitation
predicament
a difficult situation.
prejudiced
preconceived opinion that is not based on reason or actual experience.
preserve
mengawetkan, memelihara
prestige
prevailing
ks. 1 umum. 2 besar, kuat (influence). 3 berlaku.
prevalent
ks. 1 umum, merata. 2 lazim.
prey
mangsa
privileged
kb. hak (istimewa). -privileged ks. yang mempunyai hak-hak istimewa.
procedure
process
prodigy
orang yang punya kepandaian luar biasa
prognosis
(plural prognoses ) a forecast, especially of the likely course of a disease or ailment.
proliferation
kb. perkembangbiakan.
promote
proportion
a part, share, or number considered in relation to a whole.
proportionately
proprietor
kb. pemilik.
prosper
kki. 1 berhasil baik. 2 menjadi makmur.
prototype
provision
perbekalan
proximity
kb. dekatnya (to dengan).
psychic
batin, kebatinan
rank
rate
ratio
realism
rebel
kb. pemberontak, pendurhaka. -kki. (rebelled) (mem) berontak (against melawan).
recede
kki. 1 surut
reciprocity
the practice of exchanging things with others for mutual benefit.
reconciliation
kb. perdamaian, perukunan kembali.
reform
kb. perbaikan.
regard
hormat, mengganggap
regulate
relic
resemble
mirip
reserve
cadangan
reservoir
kb. 1 waduk/kolam air, waduk tandon air, lubuk penyimpanan.
residual
resign
voluntarily leave a job or position of office.
resist
withstand the action or effect of.
retain
kkt. 1 menahan
retrieve
kkt. mendapat kembali.
retrograde
kemunduran
reward
rigor
a sudden feeling of cold accompanied by shivering and a rise in temperature, especially at the onset or height of a fever.
rite
kb. upacara, tatacara.
ritual
a religious or solemn ceremony involving a series of actions performed according to a prescribed order.
roost
tempat bertengger, jenis burung yg bertengger
roster
kb. daftar nama.
rotate
sacrifice
safeguard
prevent something.
saga
kb. 1 hikayat. 2 kisah.
scandal
scar
kb. 1 bekas luka, birat (on the body). 2 gores(an), parut (on furniture). 3 kesan yang buruk
sculpture
seni pahat
secular
not religious, sacred, or spiritual.
seep
flow or leak slowly through porous material or small holes.
seize
take hold of suddenly and forcibly. ; take forcible possession of.
selfish
egois
sentiment
sequence
kb. 1 rangkaian. 2 urutan (of events). 3 rentetan.
set out
begin journey
severe
very great; intense. ; very plain in style or appearance.
shame
a feeling of humiliation or distress caused by the consciousness of wrong or foolish behaviour.
shelter
bernaung, bersembunyi
shift
merubah
shorthand
shrink
become or make smaller in size or amount; contract.
shuttle
bis/kereta pulang-pergi; perjalanan pulang pergi
sibling
kb. saudara kandung.
simulate
imitate or reproduce the appearance, character, or conditions of.
sincere
skit
kb. lakon pendek dan lucu.
smuggle
move (goods) illegally into or out of a country. ; convey secretly and illicitly. (selundup)
solar
sole
ks. 1 tunggal. 2 satu-satunya.
solely
semata-mata
solidarity
Solitary
sunyi terpencil
source
spectrum
spoil
memanjakan (anak)
spoilage
stable
starches
tepung karbohidrat diet
status quo
stigmatize
menodai.
strategic
striking
noticeable. dramatically good-looking or beautiful.
structure
subsidy
subtle
ks. 1 halus (tone). 2 tak kentara (poison).
supper
makanan malam ringan
surveillance
close observation, especially of a suspected spy or criminal.
survive
suspect
suspend
defer or delay (an action, event, or judgement).
suspicious
swarm
kelompok serangga terbang, sekawanan
symbolic
tangible
clear and definite; real.
teenager
remaja 13-19tahun
terminal
throughout
sepanjang, seluruhnya
thus
therefore, sehingga
tolerate
torture
penderitaan, penyiksaan
tremendous
sangat banyak
trench
a long, narrow ditch (parit)
trend
triffle
sepele, menyepelekan
trigger
pemicu, memicu
tumble
jatuh, terguling2
turn st. over
pergantian st.
unleash
release from a leash or restraint.
unmask
kkt. membuka kedok.
uptitude
bakat
urge
keinginan, dorongan
utter
absolute, sama sekali
vanish
disappear suddenly and completely
vanity
kesombongan
vein
pembuluh darah vena/balik
verdict
judgement. kb. putusan.
versus
vestige
kb. bekas, sisa. (sedikit) ; a trace or remnant.
villainy
kb. (j. -nies) kejahatan, kekejian.
violation
kb. 1 pelanggaran (of a law, of o's privacy). 2 perkosaan (of a woman).
vitriolic
tajam (kritik ato serangan)
vulnerable
ks. 1 mudah diserang, mudah kena serang.
walnut
semacam kenari
well-rounded
having a mature personality
will
surat wasiat
willing
witness
kb. 1 saksi. 2 kesaksian, penyaksian.
wonder
kegaguman, orang yg mengagumkan
working class
wound
zeal
kb. kegiatan, semangat.
Rabu, 17 Desember 2008
METODE-METODE
1. METODE KERJA FLOOR HARDENER
Pekerjaan ini dilaksanakan pada semua pekerjaan lantai parkir kendaraan, gudang, area bongkar muat, ruang AHU, tangga darurat dan lain – lain. Semua pelaksanaan harus didasarkan pada petunjuk dari pabrik pembuat bahan – bahan tersebut dan harus mampu memberikan perkerasan permukaan lantai.
- Lantai beton dasar harus memiliki kadar minimum semen sebesar 300 kg/m3 dan didesain untuk mengurangi segresi dan control terhadap bleeding. Water cement ratio sebaiknya rendah dan ditambahkan bahan plasticizer Conplast untuk memudahkan pelaksanaan pengecoran.
- Lantai beton harus padat dan rata dan dikerjakan sesuai dengan standar pengerjaan lantai beton yang baik dan benar dimana resiko terjadinya retak susut / kering sudah dikurangi dengan adanya siar – siar pada jarak tertentu dan kerataan permukaan dengan menggunakan dudukan bekisting yang kuat dan kaku serta jidar yang rata dan kaku.
- Bila air yang naik ke permukaan beton yang baru selesai di cor sudah tidak kelihatan lagi (telah melewati setting time) maka floor hardener ini dapat ditaburkan secara merata dengan dosis rata – rata 4 kg/m2 atau sesuai dengan yang disyaratkan.
- Aplikasi floor hardener ini harus berlangsung tanpa terputus hingga didapatkan kondisi lantai dasar yang mengeras pada kondisi di bebani injakan kaki akan menimbulkan bekas injakan sedalam 3 – 6 mm. Setiap kelebihan air di permukaan (bleeding water) harus menguap seluruhnya.
- Pada area pengecoran yang luas sangat direkomendasikan untuk membuat metode pengecoran secara bertahap dan memastikan bahwa lokasi pengecoran dapat dilaksanakan dengan tenaga kerja dan dosis bahan floor hardener yang cukup secara continue hingga selesai.
- Floor hardener ditaburkan secara bertahap dengan dosis 2/3 bagian dahulu, dan ketika bahan menjadi berwarna gelap secara merata akibat absorpsi air dari lantai dasar maka dapat segera digosok (di trowel).
- Setelah itu 1/3 bagian sisanya ditaburkan secara merata diatas permukaan beton. Jika bahan mulai meresap dan menjadi berwarna gelap secara merata akibat absorpsi air dari lantai dasar maka dapat segera digosok (di trowel).
- Finishing akhir harus menggunakan mesin trowel pada saat beton sudah mengeras dan kuat menahan beban mesin tanpa mengalami kerusakan agar didapatkan permukaan yang lebih padat.
- Setelah pekerjaan hardener selesai maka harus segera dilapisi Concure (Curing Compound) untuk mengurangi terjadinya penguapan air beton. Pada area yang terbuka sebaiknya setelah di curing dilindungi lagi dengan karung basah untuk mengurangi terjadinya retak susut.
- Lantai yang sudah dikerjakan tidak boleh terkena air hujan selama 48 jam dan sebaiknya tidak dipakai selama 1 minggu, jika akan segera dibebani dengan lalu lintas yang berat dalam 2 minggu pertama umur beton maka sebaiknya dilindungi dengan multipleks plywood.
2. METODE KERJA WATERPROOFING INTEGRAL (CONPLAST X 421 M)
- Waktu pelaksanaan diupayakan agar dikerjakan pada saat arus lalu lintas lancar sehingga pengecoran tidak terputus, apabila batching plant berada di luar proyek.
- Untuk mendapatkan hasil pengecoran yang baik disarankan setiap pengecoran harus menggunakan pompa beton.
- Penggunaan Conplast X 421 M maksimum 4 liter / m3.
- Tidak boleh adanya penambahan air ke dalam beton oleh pihak manapun sejak truck mixer keluar dari batching plant sampai tiba di lokasi.
- Apabila ada penurunan slump dapat ditambahkan kembali Conplast X 421 M dengan maksimum pemakaian 4 liter / m3
- Selama pengecoran integral waterproofing belum berakhir, seluruh system dewatering harus terus menerus berlangsung.
- Pelaksanaan pengecoran secara baik termasuk mechanical vibrator, bekisting yang tidak bocor, tebal selimut beton yang cukup & masa pemeliharaan (curing beton).
- Pada saat truck mixer sampai di lokasi diadakan pengambilan slump beton dimana slump yang disyaratkan 6 – 10 cm, apabila memenuhi persyaratan dapat ditambahkan Conplast X 421 M ke dalam truck mixer, diaduk ± 5 menit hingga merata dan homogen dengan campuran beton yang ada. Lalu dicorkan pada area yang akan dikerjakan. Apabila slump tidak memenuhi syarat, truck mixer ditolak.
3. METODE KERJA WATERPROOFING MEMBRANE
(PROOFEX TORCHSEAL 3PV)
- Pembersihan lokasi, pasang camper / pinggulan pada tiap – tiap pertemuan lantai dan dinding.
- Primer dengan alat kuas / roll cat sampai merata.
- Biarkan primer mengering ± 3 – 4 jam.
- Aplikasilkan waterproofing membrane Proofex Torchseal 3 PV yang dipanasi dengan alat Torching dan Elpiji. Pada lahan yang telah disiapkan tekan – tekan hingga rata.
- Pasang screed proteksi pada lokasi waterproofing, untuk menjaga kerusakan pada waterproofing membrane.
- dalam pelaksanaan pekerjaan berikutnya diusahakan waterproofing tidak dipaku atau kena benda tajam lain.
4. METODE KERJA WATERPROOFING COATING
- Membuat pinggulan pada bagian pertemuan lantai dengan dinding serta di plester / aci bagian dinding yang naik ± 20 cm.
- Menutupi bagian yang berlubang dan membuat langsam pada bagian yang tidak sama tinggi dan lokasi lantai disarankan di trowel agar rata.
- Apabila dinyatakan belum siap, pekerjaan belum dapat dilakukan mengingat perapihan dan pinggulan tersebut sangat penting. Kalau kondisi belum siap dan dipaksakan akan mengakibatkan kebocoran pada lokasi tersebut.
- Lakukan pembersihan lokasi sampai bersih dari kotoran.
- Dilakukan pemasangan waterproofing dengan system coating dengan alat kuas pada lapisan I.
- Setelah kengering dilakukan coating lagi untuk lapisan II.
- Setelah kering dilakukan test rendam minimal 1 x 24 jam.
- Setelah test segera di proteksi dengan menggunakan screed.
5. METODE KERJA WATERSTOP
- Lakukan pengecoran yang baik pada area stop cor / cold joint dengan bekisting yang kedap dan kuat, serta vibrator yang cukup untuk menghasilkan beton padat.
- Sediakan ruang kerja yang cukup untuk perataan permukaan beton yang akan di pasang waterstop pada waktu beton belum kering.
- Pasang waterstop pada tengah – tengah ketebalan beton.
- keringkan dan bersihkan dari genangan air hujan jika tertampung di dalam bekisting. Lakukan pengecoran beton selanjutnya sehingga waterstop ini tertanam di dalamnya.
6. METODE KERJA INJEKSI KERETAKAN (CONBEXTRA EP 10 TG)
- Pembersihan
Permukaan retakan dibersihkan dengan sikat kawat, dilanjutkan dengan sikat ijuk sampai bersih dari segala kotoran.
- Pemasangan Napples
· Kaki Napples diolesi dengan Sealent Agent (Nitbond EC) agar Napples dapat melekat pada permukaan retakan beton.
· Napples dipasang dengan menggunakan stick Napples.
· Posisi Napples harus tegak lurus dan kemudian ditekan sampai napples tidak bergerak lagi, selanjutnya stick Napples ditarik kembali.
· Jarak pemasangan Napples satu dengan lainnya ditentukan berjarak 20 cm.
- Pemasangan Sealent
Retakan diantara Napples ditutup dengan sealent agar material yang diinjeksi tidak terbuang.
- Pemasangan Instalasi
· Setelah ± 8 jam Tees Connector / pembagi dipasang pada Napples, kemudian Napples tersebut dihubungkan dengan Napples yang lain dengan menggunakan Connected Tubing (selang penghubung) dalam satu rangkaian. Setiap rangkaian terdiri dari 5 Napples yang disambungkan dalam satu jaringan tertutup dengan 2 – 3 rangkaian lainnya, sehingga dalam saru eangkaian terdapat antara 10 s/d 15 Napples.
· Untuk membagi aliran cairan Epoxy pada setiap ujung rangkaian digunakan Tees Connector / pembagi yang kemudian dihubungkan dengan mesin injeksi LPI-P dengan menggunakan selang penghubung.
- Mixing dan Injeksi
· Setelah instalasi siap terpasang, maka dilakukan mixing dengan menggunakan tabung pengaduk. Pencampuran material Conbextra EP 10 TG dilakukan sesuai dengan persyaratan, yaitu Hard : Base = 1 : 3.
· Untuk memperoleh campuran yang homogen digunakan mixer dan paddle mixer yang sesuai, yaitu yang berkecepatan rendah.
· Setelah cairan Epoxy mencapai homogenitas, maka cairan tersebut dimasukkan kedalam tabung injeksi pada mesin LPI – P untuk segera dilakukan proses injeksi.
· Selama proses injeksi berlangsung dilakukan pengawasan pada :
a. Sumber tekanan dan Compressor.
b. Cairan dalam tabung yang dapat menimbulkan panas akibat cairan mendekati waktu setting dan persiapan mixing jika cairan dalam tabung sudah mendekati habis.
c. Napples yang sedang di injeksi untuk segera ditutup bila sudah penuh.
· Proses Injeksi dianggap selesai apabila terlihat tanda – tanda sebagai berikut :
a. Kecepatan aliran Epoxy terlihat sangat lambat.
b. Pada sela – sela kaki Napples timbul cairan Epoxy juga pada retakan lain yang jaraknya sangat berdekatan pada retakan yang sedang mengalami proses injeksi.
- Finishing
Setelah ± 12 jam cairan Epoxy sudah berfungsi dengan baik, sehingga Napples sudah dapat di potong dengan gerinda.
PROSEDURE PELAKSANAAN PEKERJAAN BARRALASTIC WATER PROOFING COATING DI STP DAN GROUND WATER TANK
- PEKERJAAN PERSIAPAN
Ø Chipping sisa – sisa beton mortar plester dan cleaning debu, sisa – sisa curing compound, minyak, oli dan material lain yang menempel pada beton.
Ø Plugging lubang pipe tie rod dengan Non Shrink Grout atau plugging material lain.
Ø Chipping beton yang keropos (honey comb) sp beton yang keras dan patching kembali atau grouting dengan Non Shrink Grout material.
Ø Treatment construction joint dengan Cement Pc + SBR (additive).
- PEKERJAAN WATER PROOFING
Ø Cleaning dan spray (siram) permukaan beton agar lembab.
Ø Coating / water proofing (Barralastc) layer (lapis I) dengan arah horizontal atau vertical.
Ø Setelah mengering permukaan kira – kira ± 6 – 12 jam, dapat diteruskan coating tahap II (2nd layer) dengan arah berlawanan, yaitu vertical & Horizotal.
- PEKERJAAN TEST RENDAM (FLOOD WATER TEST)
Ø Setelah water proofing mongering minimal 1 x 24 jam, segera di isi / direndam air selama minimum 1 x 24 jam, dan sebelumnya diberi tanda pada HWL (High Water Level) dengan memasang lakban untuk monitoring.
Ø Diperiksa bersama – sama untuk mendeteksi level tersebut apakah mengalami penurunan level atau tetap.
Ø Bila tidak ada penurunan, tetap dilihat kembali pada dinding yang lain (bagian luarnya) apakah ada kelembapan ataupun rembesan walaupun kecil sekali.
Ø Segera diatasi dengan cara injeksi epoxy (low viscosity) sampai semua kering 100% dan sebelumnya bila ada kebocoran / rembesan yang cukup besar injeksi dahulu dengan cement grouting sebelum diinjeksi dengan epoxy.
- PEKERJAAN PROTECTION (PELINDUNG WATER PROOFING)
Ø Setelah kebocoran tidak terjadi atau berhasil, maka permukaan water proofing coating tersebut minimal di proteksi dengan skim coat (cement + SBR) dengan tebal ± 3 mm atau diproteksi dengan mortar plaster + aci dengan tebal ± 3 cm.
PROSEDUR STANDAR PENGECHECKAN PREFAB
- Pastikan ukuran H1, H2, H3, W1, W2, & W3 sesuai dengan design yang sudah di approval.
- Pukul lemah pada kolom dan balok praktis untuk menghindari beton kopong.
- Check kerataan dengan jidar.
- Check kesikuan prefab.
- Check permukaan prefab dari retak besar maupun retak rambut.
Sekilas SMM-ISO, SM-K3 dan OHSAS
PEDOMAN SINGKAT
Penerapan SMM - ISO 9001:2000, SM-K3 dan OHSAS
![]()
Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2000, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( Permennaker No. 05/Men/ 1996 ) dan OHSAS 18001:1999 yang wajib diketahui dan disosialisasikan, serta dipasang di tempat yang mudah terlihat atau tempat yang strategis di setiap Unit Kerja / Kantor Proyek adalah sebagai berikut :
- Komitmen Manajemen yang berupa Kebijakan Perusahaan :
o Kebijakan Mutu, Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( Quality and Safety Policy )
o Budaya Perusahaan
o Misi dan Visi
o Sikap Mental Dasar
- Sasaran Mutu Unit Kerja / Proyek ( Quality Objectives )
- Sasaran dan Program K3 Unit Kerja / Proyek ( Safety Objectives and Safety Plan )
- Sertifikat dari Badan Sertifikasi :
o Sertifikat ISO
o Sertifikat K3
o Sertifikat OHSAS
- Komunikasi Kondisi Darurat lengkap dengan Nama Petugas ( FM-KKD )
- Denah yang berisi informasi :
· Jalur Evakuasi dan Tempat Evakuasi (tempat berkumpul)
· Tempat – tempat Potensi Bahaya Kebakaran
· Tempat Fire Protection dan Tanggap Darurat :
Ø Lokasi Penempatan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
Ø Sistem Hydrant
Ø Fire Alarm
Ø Dll.
Sedangkan aplikasi SMM-ISO dan SM-K3/OH&S mengacu pada Prosedur dan Instruksi Kerja yang telah ditetapkan dan didokumentasikan.
Sebagai Prosedur Terdokumentasi yang dipersyaratkan juga harus diterapkan serta dipelihara dengan baik.
Adapun Prosedur Terdokumentasi dikelompokkan menjadi 4 ( empat ) bagian, yaitu :
1. P-....-UM-.... à Prosedur Umum
2. P-....-MU-.... àProsedur Mutu Utama
3. P-....-MP-.... àProsedur Mutu Pendukung dan
4. P-.....-K3-.... àProsedur Sistem Manajemen K3/OHSAS.
Selain empat Prosedur di atas yang tidak kalah penting dan merupakan dokumen tingkat pertama adalah Pedoman Mutu, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, yang berisi penjelasan tentang :
- Profil Kantor
- Kebijakan dan sasaran Mutu, K3/OH&S
- Organisasi Kantor
- Garis besar Sistem Manajemen baik Mutu maupun K3/OH&S dengan pemenuhan persyaratan Standar ISO 9001 : 2000, persyaratan SM-K3 Permen No.5/1996 dan OHSAS 18001 : 1999 serta
- keterkaitan antara ketiganya.
Rabu, 10 Desember 2008
12 TIPS MEMBENTUK “A WINNING TEAM”
Menciptakan sebuah “teamwork” adalah suatu tantangan tersendiri. Pertanyaan pertama adalah Anda bekerja dalam sebuah tim atau grup? Masing-masing pastilah memiliki tujuan tersendiri. Biasanya sebuah tim merujuk pada pembagian tanggungjawab dan di antara mereka terjadi saling ketergantungan untuk setiap informasi, jasa atau produk yang mereka hasilkan masing-masing menuju sebuah tujuan bersama.
Dalam grup, manajernya adalah orang nomor satu, sedangkan anggotanya mengerjakan tugasnya sendiri-sendiri tanpa ada ketergantungan dengan anggota yang lain, mungkin juga ada kebijakan bersama tapi tidak seperti pada sebuah tim. Anda tidak bisa menyamakan antara grup dan tim. Maka tentukanlah lebih dulu dengan siap Anda bekerja saat ini, dengan sebuah tim atau sebuah grup dan bertindaklah mulai dari sana.
1. Bangunlah pondasi dulu dalam membangun sebuah rumah. Berdasarkan pengalaman saya, sebuah tim yang sukses menghabiskan banyak waktu dalam tahap ini untuk membagikan wewenang dan tugas.Andamungkin bisa memulai dengan menentukan tujuan dari tim, fungsi masing-masing berhubungan dengan tujuan usaha, tujuan terpendek dari tim yang harus segera dicapai. Setiap anggota memiliki perspektif sendiri-sendiri maka jangan berharap mereka punya visi yang sama sebelum ada diskusi.
2. Buatlah mereka sadar bahwa ada 4 fase dalam suatu proses perkembangan, yakni : forming, storming, norming,dan performing. Jelaskan bahwa kemajuan sebuah tim tergantung dari banyak factor seperti turnover dan perubahan. Tanyakan pada tim saat ini mereka dalam fase yang mana dan hal-hal apa saja yang diperlukan agar bisa meningkat ke fase berikutnya.
3. Rangsanglah tim Anda. Anda dapat melakukannya dalam berbagai cara. Salah satunya denga mengadakan survey untuk mencari data tentang bagaimana perasaan seorang anggota dengan tugas dan fungsinya berhubungan dengan tim serta interaksinya dengan yang lain. Survei itu termasuk komitmen, kepercayaan, komunikasi, dan penyelesaian terhdap konflik yang terjadi. Gunakan survey tersebut untuk mengevaluasi kemajuan tim dan perkembangan prioritas tim. Cara lainnya adalah dengan mengadakan diskusi secara periodik tentang hal-hal apa saja yang sudah dikerjakan dan bagian mana yang belum. Tidak harus formal, percakapan informal malah bisa membuat tim saling terbuka.
4. Lakukan penilaian untuk mengidentifikasikan sikap dan gaya kerja setiap anggota tim. Penilaian ini menjelaskan tentang hal-hal yang disukai dan tidak disukai dari setiap anggota, kontribusi mereka terhadap tim, dan hal-hal lain yang dapat memberikan informasi sehingga melakukan adaptasi dan kerjasama dengan lebih efektif. Banyak orang merasa terbantu dengan cara ini sehingga sangat penting untuk meningkatkan rasa saling pengertian dan komunikasi.
5. Bersikaplah proaktif. Jangan menunggu sampai ada konflik untuk membuat suatu piagam kesepakatan. Kesepakatan ini berisi tentang aturan main dan batas-batas sikap yang menjelaskan tentang harapan dan mengklarifikasikan tentang sikap apa yang bisa diterima dan tidak Jelaskan bahwa kesepakatan ini selalu bisa diamandemen, pastikan setiap orang memiliki salinannya. Ingatkan hal ini secara teratur dan terapkan hal ini pada anggota baru juga dengan hati-hati.
6. Bentuklah kemampuan dasar. Kemampuan dasar ini berupa kemampuan berkomunikasi, penyelesaian konflik, penyelesaian masalah, saling memberi dan menerima feedback. Saya membuktikan bahawa tim yang memiliki kemampuan ini jauh lebih prouktif dari yang tidak memilikinya. Kemampuan teknis hanya memberikan kontribusi separuh dari tingkat kesuksesan.
.
7. Periksalah keinginan. Apakah keinginan dan harapan anggota tim dan pemimpinnya bisa terkomunikasi dengan baik? Sebagai contoh apa yang orang harapkan dari kerjasama sebagai sebuah tim, yakni ekspresi, kretivitas, apa yang bisa diharapkan dari kontribusi mereka ? Instumen yang baik untuk adalah dengan menerbitkan hal-hal apa saja yang menjadi target disertai dengan time-linenya.
8. Berikan penghargaan untuk bakat unik dan kontribusi. Setiap anggota membawa nilai pada tim dengan berbagai cara dan kemampuan. Luangkan waktu dalam setiap pertemuan untuk memberikan penghargaan pada satu atau dua anggota, namun juga pastikan setiap orang menerima kesempatan yang sama untuk meraihnya.
9. Bangunlah dialog dan hindari monolog. Tujuannya adalah untuk membangun interaksi dua arah, tukar ide, dan membangun pandangan baru dalam komunikasi regular.
Ajaklah anggota lai untuk memberikan alasan atau menjelaskan pendapat mereka tentang suatu situasi.
10. Bangunlah kekompakan tim. Awalnya Anda bisa mengadakan pertemuan yang membahas rencana atau hal-hal yang dapat dilakukan untuk membangun kebersamaan tim. Jenis kegiatannya bisa berupa kegiatan dalam kelas atau berupa kegiatan outdoor, bisa tiap 3 bulan sekali atau dua kali setahun. Pilihlah kegiatan-egiatan yang memberikan kesan ceria dan pembelajaran.
11. Tertawa bersama. Tertawa adalah bahasa yang bisa dipahami semua orang. Bercanda bisa memperkuat ikatan dan mengurangi stress para anggota, juga dapat merangsang kreatifitas.Coba Anda lakukan beberapa hal ini : memulai pertemuan dengan canda yang cocok atau sebuah cerita lucu, atau tunjukkan sebuah klip lucu.
(sumber : Presiden Dynamix Training and Consulting)
PENILAIAN KERJA
Seperti halnya sekolah, penilaian kerja perlu diadakan di lembaga. Tapi banyak yang takut menghadapi penilaian kerja ini seperti mimpi buruk. Jangan takut, ini dia rahasia meningkatkan penilaian kerja Anda.
Dalam setiap periode tertentu, perusahaan biasanya memberikan penilaian kerja terhadap para karyawannya. Ini dia beberapa hal yang akan dinilai dari diri Anda.
1. Pengetahuan kerja
Hal ini berhubungan dengan pengetahuan, kemampuan serta wawasan seseorang terhadap bidang pekerjaan yang ditekuni. Selain berkutat di kantor ada baiknya Anda mencari wawasan yang lebih luas untuk mendukung karir Anda.
2. Performa kerja
Berdasarkan pengetahuan itulah diharapkan seorang karyawan bisa memenuhi standar yang berlaku. Apakah hasil akhir pekerjaan telah sesuai, kurang atau melebihi standar? Ini harus Anda perhatikan dengan seksama.
3. Komitmen
Kesetiaan terhadap perusahaan tentunya kunci utama. Anda harus loyal terhadap tugas dan perusahaan. Tunjukkan lewat tanggung jawab, semangat maju, mau belajar dan berkembang. Selain harus memiliki komitmen yang kuat, Anda juga haruslah bersikap konsisten. Tentu saja agar Anda dinilai punya pendirian dan tidak plin-plan.
3. Produktif
Harus produktif, tentu saja. tapi kuantitas dan kualitas menjadi kunci penting seseorang dinilai produktif atau tidak. Jika jumlah kerja Anda dinilai berada di bawah target, lebih baik mulai benahi cara kerja Anda.
4. Proaktif
Orang yang selalu proaktif dan berinisiatif pasti mendapat nilai lebih bagus dibanding mereka yang hanya menunggu tugas-tugas dari pimpinannya. Menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu belum cukup. Anda harus bersikap kritis, menberikan ide dan inovasi baru untuk perkembangan perusahaan.
5. Intergritas
Anda bebas bersikap fleksibel, tapi Anda juga harus bisa mempertahankan prinsip dan nilai-nilai yang Anda pegang ketika menjalankan profesi. Teguh pada pendirian. Jangan mau terbujuk dengan hal-hal yang menggiurkan namun akhirnya akan merusak imej Anda. Selain itu kemampuan manajerial seperti fleksibilitas berpikir, kecakapan memecahkan masalah dan menggarap perencanaan kerja dengan baik akan menjadi nilai tambah.
6. Pandai bergaul
Komunikasi adalah hal yang sangat penting. Di manapun Anda berada, komunikasi menjadi media penyampaian pesan yang bisa sangat efisien jika Anda menyampaikannya dengan tepat. Maka diperlukan keluwesan dalam bergaul. Juga berkomunikasi menghadapi klien, atasan ataupun bawahan. Jika keluwesan kerja ini bisa Anda terapkan dalam karir produktivitas di lingkungan kerja pun pasti akan berjalan sempurna.
7. Absensi, penampilan
Absensi tentunya mempengaruhi intensitas keberadaan Anda di kantor. Jika keseringan bolos mana bisa target kerja Anda terpenuhi dengan kualitas dan kuantitas yang baik. Anda harus disiplin. Rapi dan bersih itu wajib. Penampilan bisa bergantung kepada bidang pekerjaan yang Anda geluti. Ingat, penampilan mencirikan identitas seseorang.
Tak perlu takut menghadapi penilaian kerja. Selama Anda merasa baik-baik saja dan telah memenuhi semua kriteria seorang karyawan yang baik, tak perlu khawatir.
PENGARAH EFEKTIF
Office Professional menyingkatnya menjadi SOAR -- Show, Observe, Assess, dan Reinforce.
Show (Menunjukkan):
Berkomunikasilah di tingkat karyawan. Berikan mereka kesempatan untuk bertanya sebelum mereka mulai menerapkan pelajaran atau kemampuan yang mereka pelajari.
Observe (Mengamati):
Tunggu dan biarkan karyawan mencoba melakukan apa yang Anda katakan atau tunjukkan. Sabarlah saat mereka mempraktikkannya. Memang pada awalnya perlu waktu lebih lama untuk melakukan sesuatu yang baru. Hati-hati jangan sampai menunjukkan tanda-tanda hendak mencela.
Assess (Menilai):
Jangan banyak memberi pujian. Anda sebaiknya lebih berfokus pada hal-hal yang salah daripada hal-hal yang mereka kerjakan dengan benar. Bersikaplah obyektif dalam mengevaluasi penampilan karyawan.
Reinforce (Menguatkan):
Bicarakan atau demonstrasikan lagi aspek-aspek khusus yang diperlukan karyawan Anda untuk maju. Jika ada, tunjukkan beragam hal bagaimana melakukannya.



